Keputusan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk mencabut skorsing terhadap Folarin Balugun, penyerang tim nasional Amerika Serikat, masih memicu kontroversi besar di dalam kubu tim nasional Belgia, menjelang pertandingan kedua tim pada Selasa dini hari, di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Penyerang Amerika Serikat tersebut sempat diusir dari lapangan dalam pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar, dan awalnya dijatuhi sanksi skorsing, sebelum akhirnya dibebaskan dari sanksi tersebut setelah keputusan Komite Disiplin, sehingga ia memenuhi syarat untuk bermain secara normal melawan Belgia setelah sanksi skorsingnya dicabut.
Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) sangat menentang keputusan ini, dengan menegaskan bahwa peraturan menetapkan pemain tersebut secara otomatis diskors dari pertandingan berikutnya.
Dalam konferensi pers, Thibaut Courtois, kiper Real Madrid dan timnas Belgia, memilih untuk meredam dampak kontroversi ini terhadap persiapan "Setan Merah".
Seperti dilansir situs "Foot Mercato" Prancis, ia mengatakan: "Bagi kami, hal ini tidak akan banyak mengubah apa pun. Ini adalah urusan federasi. Namun, kami terkejut dengan keputusan yang diambil hanya sehari sebelum pertandingan."
Ia menambahkan: “Kami harus menang di lapangan. Kami mendiskusikan hal ini selama lima menit sebagai tim, tetapi kami semua sepakat bahwa baik dengan kehadiran Balugun maupun tanpa dia, kami harus menang dan fokus pada diri kami sendiri.”
Dia melanjutkan: “Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, terutama dengan kehadiran penonton di stadion. Kedua tim ingin menang.”


