Kejutan masif tercipta di putaran kedua Copa del Rey ketika tim Segunda B atau Divisi III Spanyol mengeliminasi pemuncak klasemen LaLiga Atletico Madrid, Kamis (7/1) dini hari WIB.
Hasil di Stadion Nou Camp Municipal terasa lebih mencengangkan lagi bila menilik fakta bahwa Cornella selalu kalah dalam tiga partai liga terakhir mereka, dua di antaranya kontra tim B Espanyol dan Barcelona.
Cornella mencuri keunggulan dini hanya tujuh menit dari sepak mula melalui Adrian Jimenez yang membobol gawang Atletico usai menyambut assist Agus Medina.
Tim tamu kehilangan bek Jose Maria Gimenez yang terpaksa ditarik keluar di menit ke-11 akibat cedera engkel untuk digantikan Stefan Savic, dan kartu merah untuk Ricard Sanchez di babak kedua (63') kian memperberat upaya Los Rojiblancos menyamakan keadaan.
Pada akhirnya skuad Diego Simeone gagal menemukan gol penyeimbang dan tak kuasa terhindar dari kekalahan memalukan.
Tercatat fakta buram bagi Atleti seturut hasil ini. Sejak 18 Januari tahun lalu, mereka lebih sering kalah melawan tim Segunda B ketimbang Divisi Primera.
Musim lalu Los Colchoneros disingkirkan Cultural y Leonesa 2-1 di babak 32 besar Copa del Rey, sementara di antara kontestan LaLiga cuma Real Madrid yang sanggup menang atas anak buah Simeone.


