Gelaran Copa America 2021 yang digelar pada pertengahan Juni ini semakin dilanda kesuraman setelah dua sponsor besar mereka, Mastercard Inc dan perusahaan minuman, Ambev, mengundurkan diri.
Keputusan dua perusahaan besar tersebut datang setelah munculnya kritikan dari para pemain terhadap penyelenggara yang memindahkan turnamen ke Brasil meski negara itu merupakan salah satu yang kena wabah COVID-19 terburuk di dunia.
Pekan lalu, CONMEBOL selaku federasi sepakbola Amerika Latin terpaksa merelokasi Copa America ke Brasil setelah dua negara yang awalnya ditunjuk sebagai tuan rumah bersama, Kolombia, yang dilanda kerusuhan sipil dan Argentina yang mengalami lonjakan infeksi virus corona, mengundurkan diri.
Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, yang mengesampingkan adanya lonjakan kasus positif COVID-19, dengan senang hati menyambut rencana negaranya menjadi tuan rumah. Namun beberapa pakar kesehatan masyarakat, hakim agung, dan pesepakbola mempertanyakan kebijaksanaannya di tengah pandemi yang belum mereda.
Lebih dari 475.000 orang Brasil telah meninggal karena COVID-19, angka kematian resmi terburuk di dunia di luar Amerika Serikat, dan para ahli memperingatkan adanya potensi gelombang ketiga yang bisa muncul bersamaan dengan musim dingin di belahan bumi selatan.
Tim nasional Brasil menyoroti kekhawatiran mereka terhadap sisi kemanusiaan dalam sebuah pernyataan yang mengkritik penyelenggara Copa America, Rabu (9/6) kemarin, namun mereka berkomitmen untuk berpartisipasi kendati ada rumor akan melakukan boikot.
Mastercard Inc mengatakan pihaknya memutuskan untuk tidak lanjut sebagai sponsor Copa America di Brasil setelah melakukan analisis, yang berarti untuk sementara akan mencabut semua merek dari turnamen yang sudah mereka sponsori sejak 1992.
Ambev SA, unit pembuat bir AB InBev yang mensponsori turnamen dan tim nasional Brasil, mengatakan "mereknya tidak akan terpajang di Copa America."
