Lionel Messi tidak seharusnya terus menerus dibandingkan dengan Diego Maradona karena keduanya tidak memiliki rekan setim yang sama kualitasnya pada era masing-masing.
Pandangan tersebut disampaikan oleh mantan pelatih Juventus dan tim nasional Italia, Fabio Capello di saat harapan Messi untuk menjuarai Copa America 2019 terancam gugur secara dini.
Argentina akan berjumpa Paraguay di Belo Horizonte, Kamis (20/6) pagi, setelah menelan kekalahan mengejutkan 2-0 dari Kolombia dalam laga pembuka Grup B.
Superstar Barcelona, Messi sama sekali belum pernah memenangkan trofi bersama Argentina di level senior dan penantian panjang tersebut kemungkinan berlanjut jika melihat performa secara tim sekarang ini.
Perdebatan pun muncul, dengan banyak fans membandingkannya dengan pendahulunya di timnas yakni Maradona, yang punya reputasi serupa dengan Messi pada eranya dan mampu mempersempahkan titel Piala Dunia 1986.
"Orang-orang membicarakan keduanya, tapi Argentina era Maradona lebih kuat dan punya kualitas lebih besar ketimbang era Messi," ujar Capello kepada Radio Marca.
"Ia [Messi] punya banyak pemain bagus di lini depan, tapi di tengah dan belakang ia kehilangan pertahanan. Itu masalah penting."
"Messi luar biasa, ia hidup memikirkan tentang bermain dan bukan bisnis, contohnya seperti yang dilakukan Neymar."
