Arturo Vidal yakin Cile layak ditakuti di Copa America 2019, seiring keinginan timnya bangkit dari kegagalan melaju ke putaran final Piala Dunia musim panas lalu.
Cile sukses membawa pulang gelar Copa America dua edisi terakhir, pada 2015 dan 2016, dengan mengalahkan Argentina melalui drama adu penalti, namun "generasi emas" timnya mengalami kemerosotan ketika mereka gagal mentas di turnamen sepakbola terakbar di dunia pada 2018.
Skuad Reinaldo Rueda mengalami perombakan serius sejak saat itu dan Vidal kini menjadi salah satu pemain tertua (32 tahun) dalam 23 pemain yang dipanggil untuk turnamen yang dihelat di Brasil.
Terlepas dari mimpi buruk tahun lalu, Vidal merasa Cile kini memiliki segala syarat untuk memberi kesan positif musim panas ini jelang laga perdana mereka kontra tim undangan Jepang pada 17 Juni.
"Skuad ini seharusnya ditakuti, dari awal sampai final," kata gelandang Barcelona ini dalam konferensi pers dari tim hotel di Sao Paolo.
"Kami harap ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa, tapi kami akan menjalani laga per laga.
"Semuanya dimulai hal baru: proses baru, pemain baru, pelatih baru. Butuh waktu beberapa hari untuk kami berbicara dan menjelaskan sesuatu."

