Antonio Conte menekankan dirinya bukan tipe orang politik dan mengakui tidak terlalu diplomatis saat melempar kritikan untuk manajemen Inter Milan.
Keraguan mengenai masa depan Conte di Giuseppe Meazza meningkat setelah dirinya mengecam manajemen klub atas minimnya perlindungan terhadap dirinya dan para pemain Nerazzurri di tengah kritikan atas performa tim di Serie A.
Situasi itu menyebabkan spekuasi masa jabatan Conte bisa berakhir meski baru semusim menjabat sebagai pelatih, dengan Massimiliano Allegri dan Mauricio Pochettino dilaporkan berpotensi menggantikannya.
Conte kemudian menyerukan persatuan dan sukses membawa Inter lolos ke final Liga Europa, selepas menang 5-0 atas Shakhtar Donestk di semi-final, Selasa (18/7) dini hari WIB.
Presiden Inter, Steven Zhang terbang ke Jerman untuk langsung mendampingi runner-up Serie A tersebut dan Conte pun ditanya mengenai situasinya dengan manajemen yang sempat memanas.
"Saya tidak ingin kembali ke situasi tertentu. Saya merasakan beberapa hal pada saat itu dan merasa perlu untuk mengatakannya," katanya kepada Sky Sport Italia.
"Apa yang saya katakan selalu bertujuan untuk menjadi konstruktif. Media suka menekankan beberapa situasi lebih dari yang lain, namun pada saat yang sama, saya tahu kami harus melalui langkah-langkah tertentu untuk menjadi apa yang diinginkan Inter di masa depan."
"Saya tidak berpolitik. Saya berpegang pada fakta dan aksi, tidak terlalu diplomatis, namun saya mencoba untuk menjadi konstruktif dan tidak menyinggung siapa pun."
Inter akan menghadapi Sevilla dalam duel final Liga Europa di Koln dengan target memenangkan trofi pertama sejak 2011.


