OLEH SANDY MARIATNAIkuti di Twitter
Antonio Conte menyuarakan rasa girangnya setelah Chelsea mengakhiri tahun 2017 dengan kemenangan besar 5-0 atas Stoke City, Sabtu (30/12).
Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Chelsea langsung unggul tiga gol ketika laga baru berjalan 23 menit melalui Antonio Rudiger, Danny Drinkwater, dan Pedro Rodriguez. Willian dan Davide Zappacosta kemudian menyempurnakan pesta gol Chelsea di babak kedua.
Hasil ini membuat The Blues menutup tahun di posisi kedua Liga Primer Inggris, menggeser Manchester United yang di saat bersamaan ditahan imbang tanpa gol oleh Southampton. Kendati jarak dengan Manchester City masih sangat jauh, Conte menyebut kemenangan atas Stoke ini membuktikan bahwa performa timnya semakin solid.
“Performa kami sangat positif. Kami bermain baik sejak awal laga, dengan nafsu besar untuk mencetak gol cepat. Di laga seperti ini, jika mampu mencetak gol cepat, Anda akan dimudahkan,” kata Conte selepas laga.
“Inilah yang kami inginkan. Saya sangat senang dengan performa tim dan kembali mencatatkan clean sheet. Kami menunjukkan soliditas yang baik,” imbuhnya.
Conte secara khusus memuji kinerja lini belakang Chelsea yang hanya kebobolan 14 gol dari 21 partai Liga Primer musim ini. Catatan itu hanya kalah dari Man City, namun sudah lebih baik ketimbang catatan mereka sendiri di musim lalu. “Kami harus melanjutkan kerja keras ini,” sambungnya.

“Pada akhirnya, mampu mengakhiri tahun dengan cara seperti ini terasa hebat bagi saya, para pemain, klub, dan fans. 2017 adalah tahun yang fantastis karena saya berhasil menjadi juara di kesempatan pertama. Saya akan mengenang tahun ini untuk selamanya,” seru Conte.
Conte pun kini mulai mengalihkan fokus untuk tahun 2018 di mana ia berharap bisa menyegel tempat di zona Liga Champions dan terus memberi tekanan kepada City di puncak klasemen.
“Tentu akan sangat sulit mengejar City. Lima bulan ke depan akan sangat berat karena kami harus bertarung mendapatkan tempat di Liga Champions. Kami harus selalu mengerahkan segalanya di setiap laga untuk meraih tiga poin. Di Inggris, Anda tidak bisa bersantai dalam satu laga pun,” jelasnya.


