Pep Guardiola Manchester City 2020-21Getty

Sergio Conceicao Kecam Sikap Pep Guardiola Di Laga Manchester City vs Porto

Pelatih Porto Sergio Conceicao mengecam manajer Manchester City Pep Guardiola karena sikapnya "yang sangat tidak menyenangkan" selama pertandingan Liga Champions di Etihad Stadium, Kamis (22/10) dini hari WIB.

Porto unggul terlebih dahulu pada menit ke-14 lewat gol Luis Diaz sebelum The Citizens bisa menyamakan kedudukan enam menit kemudian melalui tendangan penalti Sergio Aguero.

City kemudian menambah dua gol di babak kedua sehingga memastikan kemenangan 3-1 atas Porto.

Baik Guardiola maupun Conceicao terlihat sangat aktif di sisi lapangan sepanjang pertandingan, namun pelatih Porto itu mengaku kesal dengan sikap rekannya asal Spanyol.

"Saya harus banyak belajar dari Pep Guardiola, dalam caranya menekan wasit, berbicara dengan pemain-pemain lawan dan ruang istirahat lawan," ujar Conceicao kepada media Portugal.

"Ia adalah contoh yang luar biasa. Saya harus mempelajari ini. Kami seperti malaikat dibandingkan dengan ruang istirahat lainnya."

"Ia berbicara tentang negara kami dengan menggunakan kata-kata yang jelek. Sikap Guardiola sangat tidak menyenangkan. Di seluruh ruang ganti Manchester City, jika ada yang mengeluh, itu adalah bangku cadangan Porto karena kami sangat sulit."

"Saya harus meminta maaf kepada wasit di Portugal karena saya mengeluh ketika saya pikir kami dirugikan, tapi membandingkan ofisial pertandingan ini dan mereka yang berada di atas di VAR, wasit-wasit internasional harus banyak belajar dari kami di Portugal."

"Wasit memiliki pengaruh besar pada hasil pertandingan ini. [Augustin] Marchesin memiliki kondisi kaki yang buruk sekarang karena dia dilanggar sebelum pemberian penalti."

Guardiola tidak menyebut Conceicao dalam komentarnya usai pertandingan, tapi ia terkejut dengan cara Porto mendekati permainan.

"Kami tahu betapa sulitnya itu karena Porto dan Benfica adalah tim-tim terbaik di Portugal. Mereka memiliki mentalitas juara, mereka harus memenangkan setiap pertandingan," ujar Guardiola.

"Saya terkejut mereka bermain sangat defensif dengan lima pemain di belakang. Kami harus bersabar, tapi di babak kedua, kami tidak mendapat serangan balik, kami tidak kebobolan bola-bola mati, kami tidak membiarkan mereka berlari."

"Kami melakukan performa yang sempurna lawan tim yang sangat bagus. Sangat menyenangkan bisa memenangkan pertandingan sambil menderita."

Kedua manajer akan kembali bertemu pada awal Desember ketika City berkunjung ke Porto di matchday kelima putaran grup Liga Champions.

Iklan
0