PSIS Semarang memang sudah dipastikan gagal melangkah ke babak delapan besar Piala Presiden 2019. Namun begitu, striker asing PSIS, Claudir Marini Junior, tetap optimistis timnya bisa berbicara banyak di Liga 1 2019.
Itu berkaca dari performa yang mereka tunjukkan pada fase grup C Piala Presiden tahun ini. Dari tiga laga yang dijalani, mereka meraih dua kemenangan dan satu kekalahan. Marini pun menyumbangkan dua gol dari total tiga gol yang dilesakkan PSIS sepanjang fase grup.
Bahkan, pemain asal Brasil itu memiliki hasrat untuk bisa membawa Laskar Mahesa Jenar menembus kompetisi Asia tahun depan.
"Saya hanya melakukan yang terbaik di jalan saya. Di Liga 1 saya ingin mencetak beberapa gol dan tentunya memberi kemenangan. Itu sangat mungkin dilakukan bersama teman-teman saya ini," kata Marini, seperti dikutip laman resmi PSSI.
"Penghargaan terbaik yang ingin saya dapatkan yakni menjadi juara dan masuk AFC (Cup). Kalau urusan pencetak gol terbanyak, itu konsekuensi dari tugas saya di lini depan," tegas mantan pemain Corinthians dan Sao Paulo tersebut.
Ketajaman Marini memang sangat diharapkan PSIS. Mengingat, dia menggantikan peran striker asing andalan musim lalu, Bruno Silva, yang memilih hengkang ke klub Arab Saudi, Al Ain FC, pada musim ini.
Goal Indonesia
