OLEH SANDY MARIATNAIkuti di Twitter
Sudah jatuh tertimpa tangga. Barangkali pepatah itulah yang cocok untuk menggambarkan situasi yang tengah dialami Alexis Sanchez.
Setelah keinginannya untuk meninggalkan Arsenal batal terwujud di musim panas ini, Sanchez kemudian kembali mengalami momen mengecewakan saat menjalani tugas internasional bersama timnas Cile pada September ini.
Tidak cukup hanya sekali menelan kekalahan, Sanchez dkk. justru takluk dua kali dalam partai kualifikasi Piala Dunia 2018 nan krusial melawan Paraguay (0-3) dan Bolivia (0-1). Kekalahan beruntun itu tidak hanya mengancam kelolosan Cile ke Rusia, namun juga menguras tenaga dan emosi Sanchez. Ia pun tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya, yang ia tuangkan dalam akun media sosial.
SIMAK JUGA: Posisi Cile Makin Genting
“Dan datanglah momen ketika Anda merasa lelah. Anda lelah karena Anda terus dikritik tanpa alasan. Anda lelah karena orang-orang menginginkan Anda kalah. Anda lelah untuk menyemangati diri sendiri. Anda lelah untuk mengatakan kepada dunia bahwa segalanya baik-baik saja,” tulisnya.
“Dan yang terburuk adalah, tidak seorang pun menyadari apa yang Anda rasakan. Saya mengenakan jersey Cile No.7 dan itu merupakan tanggung jawab besar. Sungguh disayangkan banyak jurnalis dan orang-orang yang mengkritik tanpa mengetahui yang sebenarnya,” imbuh penyerang 28 tahun itu.
Sanchez bakal kembali bersama skuat Arsene Wenger pada tengah pekan ini untuk bersiap diri menghadapi Bournemouth pada Sabtu (9/9) mendatang di Emirates Stadium.
