Pelatih Christophe Galtier menurunkan sekaligus trio Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe dalam satu pertandingan tidak merusak keseimbangan Paris Saint-Germain.
Hal itu ditegaskan Galtier menyusul adanya penilaian memainkan ketiga pemain tersebut secara bersamaan memberikan dampak negatif terhadap keseimbangan tim. Penilaian tersebut berkaca dari performa tim ketika bermain imbang 1-1 melawwan Stade de Reims.
Secara keseluruhan, PSG mendapatkan hasil mengecewakan selepas jeda Piala Dunia 2022. Dari lima pertandingan di Ligue 1, PSG mendulang masing-masing dua kemenangan dan kekalahan, serta satu imbang.
“Di PSG kami memiliki tiga penyerang yang sangat kuat, Kylian, Leo dan Ney, dengan 55 gol dan 34 assist sejak awal musim,” kata Galtier dalam keterangannya kepada wartawan dikutip AFP.
“Jika ada yang mengatakan kami harus meninggalkan salah satu dari mereka agar seimbang adalah sebuah kesalahan. Kami mampu bermain dengan baik dan solid dengan ketiganya.”
PSG berusaha memperbaiki performa mereka kala bertandang ke markas Montpellier, Kamis (2/2) dini hari WIB. Di laga ini Neymar akan absen akibat mengalami kelelahan otot, dan absen dari sesi latihan, Selasa (31/1).
Duel melawan Montpellier menjadi satu dari enam pertandingan yang harus dilalui PSG dalam 19 hari. Mereka juga akan menghadapi laga 16 Besar Liga Champions melawan Bayern Munich pada 14 Februari.
“Januari menjadi bulan yang tidak bagus, dan semua orang harus berpikir bahwa Februari akan lebih baik,” tegas Galtier.
Sang juru taktik juga sudah memberikan sinyal Hakim Ziyech akan bergabung dengan PSG dari Chelsea. Namun Galtier enggan memberikan komentar secara detail mengenai pemain yang akan hengkang maupun datang ke kota mode.
“Kami akan mengomentari jendela transfer saat ditutup. Mengenai apakah satu, dua, atau tiga pemain mungkin masuk, berdasarkan apa yang saya baca, klub sedang bekerja keras,” ucap Galtier.
“Tapi saya tidak akan mengomentari potensi kedatangan atau kepergian. Jika tidak ada yang datang, ya tidak ada kedatangan.”




