Thomas Tuchel menjelaskan keputusan untuk memainkan Christian Pulisic sebagai bek sayap dalam pertandingan persahabatan pramusim, Minggu (1/8), melawan Arsenal. Ia mengatakan memang perlu melakukan eksperimen.
Pulisic tampil sebagai starter di posisi bek sayap kanan dan Callum Hudson-Odoi di sisi kiri, saat The Blues menyegel kemenangan 2-1 berkat dua gol yang dicetak oleh Tammy Abraham dan Kai Havertz.
Chelsea bermain tanpa sejumlah bek sayap mereka seperti Marcos Alonso, Cesar Azpilicueta dan Reece James, membuat Tuchel berani untuk membuat percobaan kepada dua penyerang sayap timnya.
"Ia bermain di sana [bek sayap] bersama saya di [Borussia] Dortmund dan kami sering bermain seperti ini dengan Callum," kata Tuchel selepas laga.
"Marcos tidak bisa bermain hari ini jadi kami menempatkan Callum di sisi kiri, yang ingin saya lihat sejak lama. Callum mungkin bisa lebih berbahata dari posisi ini sambil menusuk ke dalam seperti yang disukainya, dan hari ini dilakukannya. Jadi Anda tahu situasi kami."
"Kami punya Azpi dan Reece untuk posisi ini [bek sayap kanan], namun Azpi baru kembali berlatih dua hari lalu dan Reece bahkan belum. Jadi kami membutuhkan solusi karena kami akan menghadapi Villarreal pada tanggal 11 dan 14 musim dimulai. Kami tidak bisa mencoba sesuatu sebelumnya, jadi sekarang waktunya."
"Ada kemungkinan untuk memberinya [Pulisic] beberapa menit [sebagai bek kanan] dan mulai dari sini kita melanjutkannya."
Pulisic sebenarnya memainkan sebagian besar kariernya sebagai gelandang sayap kiri di Chelsea, meski terkadang juga diposisikan di kanan dan tengah sejak bergabung pada 2019.
Secara total, ia mencetak 17 gol dalam 77 penampilan untuk The Blues dan sukses membantu tim meraih trofi Liga Champions musim lalu.


