Roberto Mancini memuji pengaruh Giorgio Chiellini yang disebutnya bisa menjadi panutan bek mana pun di seluruh dunia usai menunjukkan performa solid bersama tim nasional Italia.
Bek 36 tahun itu membuat penampilan internasional pertamanya sejak Juni 2019 pada Selasa (8/9) dini hari WIB, membantu Italia menang 1-0 atas Belanda dalam laga UEFA Nations League di Amsterdam.
Chiellini menjalani operasi anterior cruciate ligament (ACL) pada September lalu dan hanya tampil empat kali untuk Juventus sepanjang musim 2019/20.
Kendati demikian, Mancini sama sekali tak ragu untuk kembali mengandalkannya.
"Ia punya pengalaman, kualitas... ia masih bisa memberi pelajarab bagi banyak pemain bertahan di seluruh dunia," kata Mancini.
"Penting bagi kami untuk memilikinya di lapangan karena ia adalah seorang petarung. Saya senang ia telah kembali dan bermain bermain tanpa mengalami masalah."
Chiellini mengaku lega bisa kembali membela Italia di tahun saat kalender sepakbola sangat terganggu oleh pandemi virus corona.
"Kami mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan ini dan telah bermain di level yang tinggi selama dua tahun terakhir," kata bintang Juventus itu kepada Rai Sport.
"Setelah berbulan-bulan dalam lockdown dan musim panas yang aneh, tidak mudah untuk kembali ke jalur yang benar. Kami mengalahkan tim yang hebat dan mungkin pantas mencetak lebih banyak gol."
"Kami kelelahan menjelang akhir pertandingan, kami juga bertahan dengan sama baiknya. Itu juga bagian dari permainan: terkadang, Anda harus menyingsingkan lengan baju."


