koulibaly chiellini juventus napoliGetty Images

Giorgio Chiellini Ungkap Alasan Peluk Kalidou Koulibaly Setelah Bikin Gol Bunuh Diri

Giorgio Chiellini mengaku terenyuh melihat reaksi wajah Kalidou Koulibaly setelah sang bek Napoli mencetak gol bunuh diri menit akhir saat bertemu Juventus musim ini.

Dengan skor imbang 3-3 bertahan sampai menit ke-92, pemain asal Senegal itu salah melakukan antisipasi tendangan bebas dan justru melepaskan tembakan voli ke gawangnya sendiri.

Padahal, Napoli berjuang luar biasa untuk bisa mengejar ketertinggalan 3-0, sebelum Koulibaly, yang biasa menjadi andalan tim, melakukan kesalahan fatal yang sangat merugikan timnya.

Kala itu Chiellini absen dari pertandingan karena mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL), namun tetap turun ke lapangan untuk menghibur Koulibaly selepas laga di Allianz Stadium berakhir.

"Saya mengingat kembali pelukan kami di lapangan Allianz Stadium setelah gol bunuh dirinya pada 31 Agustus," tulis Chiellini dalam buku autobiografinya yang akan dirilis, Selasa (12/5), seperti diungkapkan Tuttosport.

"Diri ini, saya hampir menyesal dengan sikap yang saya tunjukkan kepadanya, mungkin lebih baik memeluknya di ruang ganti dan merahasiakan momen itu hanya di antara kami berdua."

"Tapi pelukan saya itu terjadi secara spontan. Saya melihat Kalidou, kemudian mendatanginya dengan kruk."

"Semalam sebelumnya, ia mengirim pesan kepada saya berbunyi 'semoga sukses'. Dengannya, saya selalu punya hubungan baik."

"Ia seorang pemain yang sangat tangguh, sangat bagus namun pada menit ke-92 dari pertandingan krusial, ia membuat kesalahan seperti itu!"

"Melihat ekspresi wajahnya membuat saya terenyuh. Saya merasa harus menghiburnya, tidak lebih, mengatakan: 'Anda yang terbaik, semua orang melakukan kesalahan, terus bekerja dengan cara yang Anda lakukan dan semuanya akan berlalu'."

Iklan
0