Footer Banner Liga Europa 2018/19

Chelsea vs Arsenal: Jelang Final Liga Europa, Maurizio Sarri Marah Besar

Maurizio Sarri terlihat marah dalam sesi latihan terbuka Chelsea di hadapan media seluruh dunia jelang final Liga Europa lawan Arsenal.

Persiapan The Blues untuk partai final di Baku, Azerbaijan jauh dari ideal dan yang membuatnya kesal adalah momen cekcok antara Gonzalo Higuain dan David Luiz saat latihan.

Insiden tersebut memancing reaksi sang juru taktik 60 tahun, yang kemudian melempar topinya ke tanah dan mengambilnya kembali sebelum bergerak meninggalkan lapangan.

Namun menurut seorang juru bicara Chelsea, sikap frustrasi Sarri tidak ada hubungannya dengan perselisihan antara Higuain dan Luiz melainkan karena timnya tidak bisa melakukan latihan bola mati dengan disaksikan oleh media.

"Sikap frustrasi Maurizio yang ditampilkan pada akhir latihan tidak ada kaitannya dengan satu pun pemain, tapi karena tidak bisa berlatih bola mati dalam 15 menit akhir dari satu jam sesi latihan karena tetap terbuka untuk media," ungkap sang juru bicara.

Rasa frustrasi Sarri mungkin diperburuk dengan fakta bahwa gelandang kuncinya, N'Golo Kante bakal absen dalam laga final setelah melalui sesi latihan penuh sebelum kick-off.

Kante berlatih terpisah dengan pelatih fisik dan kemudian bersama rekan-rekannya, tapi ia tidak terlibat dalam latihan bertanding dan tidak menendang bola sekali pun dalam pemanasan terakhir.

Sang gelandang internasional Prancis diyakini bakal bergabung dengan Callum Hudson-Odoi, Ruben Loftus-Cheek dan Antonio Rudiger yang juga sama-sama bakal absen, meski dalam jumpa pers Sarri mengatakan peluang Kante untuk bermain masih "50-50".

Sarri sebelumnya mengatakan bahwa ia mencintai para pemainnya, yang membuatnya berpikir untuk bertahan di tengah ketertarikan dari Juventus yang ingin mencari pengganti Massimiliano Allegri.

Goal memahami bahwa Chelsea tidak akan menghalangi keinginan Sarri apabila hendak bergabung dengan Juventus tapi mereka akan meminta £5 juta sebagai tebusan kontraknya, dengan perbincangan mengenai masa depannya dimulai setelah final Liga Europa.

Chelsea melaju ke final setelah mengalahkan Eintracht Frankfurt. Mereka berpeluang meraih satu-satunya trofi musim ini setelah hanya finis ketiga di Liga Primer Inggris, serta kandas di final Piala Liga lawan Manchester City.

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1.Barcelona Konfirmasi Lepas Sejumlah Pemain
2.James Milner: Lionel Messi Panggil Saya Keledai
3.Ingin Sukses, Ole Gunnar Solskjaer Harus Kejam
4.Bos Manchester City Sebut Presiden La Liga Munafik
5.Peraih Sepatu Emas Eropa Dari Tahun Ke Tahun
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia
Footer Banner Liga Europa 2018/19
Iklan
0