Granit Xhaka mengakui ia dan rekan-rekannya di Arsenal sangat ingin kembali berkompetisi di Liga Champions.
The Gunners gagal finis di posisi empat besar Liga Primer Inggris musim 2018/19, namun kemenangan atas chelsea di final Liga Europa di Baku, Kamis (30/5) dini hari WIB, membuat mereka bisa mengakhiri masa dua tahun bermain di kompetisi ini.
Xhaka, yang tampil delapan starter dalam perjalanan Arsenal menuju final, enggan membicarakan penampilan timnya di kompetisi domestik. Pemain asal Swiss berusia 26 tahun menegaskan kalau timnya fokus mengadapi The Blues.
"Kami harus ada di Liga Champions. Kami tidak bermain di sana selama dua tahun dan kami harus ada di sana tahun depan," ujar Xhaka dikutip The Mirror.
"Semua pemain, fans, klub--kami ingin bermain lawan tim-tim terbaik, dan tim-tim terbaik ada di Liga Champions."
"Kami membicarakan tentang musim, yang bagus, yang buruk, apa yang terjadi jika kami memenangkan Liga Europa. Kami memiliki musim yang bagus, tapi agak tersesat dalam lima pertandingan terakhir. Tapi, jika Anda ada di final Liga Europa dan mendapatkan trofi, masuk ke Liga Champions, kami akan mengambilnya."
"Saya tidak berbicara tentang masa lalu. Saya harus berbicara tentang final, kami tidak mengubah apa pun di Liga Primer Inggris, itu sudah berakhir."
Goal Indonesia




