Chelsea berhak dinobatkan sebagai juara sejati Eropa setelah mengalahkan Villarreal dalam laga Piala Super Eropa lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 (6-5)
Laga yang digelar di Windsor Park, Belfast, Kamis (12/8) dini hari WIB ini mempertemukan antara peraih Liga Champions, Chelsea, melawan juara bertahan Liga Europa, Villarreal, dan menjadi pembuka tirai kompetisi benua biru.
Berkat gol Hakim ZIyech dan Gerard Moreno, laga berlangsung hingga adu penalti. Kepa Arrizabalaga yang masuk menggantikan Edouard Mendy di penghujung babak tambahan keluar sebagai pahlawan setelah menepis dua eksekusi Villarreal
Babak Pertama
N’golo Kante merebut bola dengan gesit di menit ke-8 dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, bola yang tampak menyentuh tangan kiper dianggap sebagai tendangan gawang.
Marcos Alonso melepaskan bola panjang kepada Kai Havertz yang berlari di sisi kiri, pencetak gol final Liga Champions itu lantas melepaskan umpan silang mendatar yang disambut dengan baik oleh Hakim Ziyech.
Dengan golnya di menit ke-27, Ziyech menjadi pemain Maroko pertama yang mencetak gol di Piala Super Eropa.
Kebobolan, pasukan Emery seolah bangkit. Boulaye Dia lolos penjagaan di menit ke-33 berkat umpan matang Juan Foyth. Edouard Mendy dengan sigap menghalau tendangan first time sang winger.
Dua menit berselang, bek haus gol Alonso nyaris menggandakan keunggulan Chelsea di menit jika saja Sergio Asenjo tak menepis sepakan kerasnya di depan gawang. Tak lama, Ziyech melepaskan umpan lambung dari bola mati yang disambut tendangan Kurt Zouma, namun bola terlalu tinggi.
Menjelang peluit panjang paruh pertama ditiup, voli keras Alberto Moreno menggetarkan mistar gawang Edouard Mendy, bola yang memantul deras ke tanah tak melewati garis gawang. Semenit kemudian Alfonzo Pedraza melepaskan tendangan jarak jauh yang masih melebar tipis dari gawang Chelsea.
Babak Kedua
Havertz mendapat ruang di luar kotak penalti, namun sepakannya hanya menggetarkan samping jala Asenjo di menit ke-48.
Villarreal lagi-lagi nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-52. Mendy melakukan kesalahan dan menggulirkan bola ke kaki Yeremi Pino dari tendangan gawang. Pino lalu melepaskan bola ke Gerard Moreno, namun tendangan topskor Yellow Submarine itu masih bisa sedikit disentuh Mendy dan mengenai tiang gawang.
Pasukan Emery mengontrol pertandingan sepanjang paruh kedua, dan akhirnya Gerard berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-72 setelah melakukan kombinasi cantik dengan Dia. Ini menjadi gol ke-83 Gerard dan sah menasbihkannya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Villarreal.
Di detik-detik akhir waktu normal, Alonso menerima umpan lampung Mateo Kovacic di sisi kiri. Bek asal Spanyol itu mengontrol bola dengan baik sebelum tembakannya mengenai samping gawang Villarreal.
Babak Tambahan
Christian Pulisic nyaris mengembalikan keunggulan The Blues di menit ke-99, namun pemain Amerika Serikat itu kurang bisa mengontrol bola pantulan Havertz dan sepakannya melebar tipis.
Chelsea kembali mengetuk di menit ke-108 lewat sepakan Mason Mount yang memanfaatkan kesalahan Pau Torres, tetapi Asenjo tak membiarkan bola sepakan pemain Inggris itu masuk.
Thomas Tuchel memilih Arrizabalaga alih-alih Mendy di penghujung laga demi menghadapi adu penalti.
Azpilicueta, Alonso, Mount, Jorginho, Pulisic, dan Rudiger sukses menjadi algojo, sedangkan Havertz gagal sebagai penendang pertama. Sementara itu Gerard, Estupinan, Gomez, Raba, dan Foyth berhasil mengeksekusi tendangan. Arrizabalaga menepis penalti Mario Gaspar dan bek veteran Raul Albiol demi mengantarkan Piala Super Eropa pertama Chelsea dalam 23 tahun.
Berkat capaian ini, Jorginho dan Emerson menjadi pemain pertama dalam sejarah sepakbola yang memenangkan Liga Champions, Piala Eropa, dan Piala Super di tahun yang sama, dengan sang gelandang menjadi satu-satunya yang terlibat dalam ketiga final.
Susunan Pemain
Chelsea (3-4-3): Edouard Mendy (Arrizabalaga '119); Kurt Zouma (Christensen '67), Trevor Chalobah, Antonio Rudiger; Callum Hudson-Odoi (Azpilicueta '82), N'Golo Kante (Jorginho '65), Mateo Kovacic, Marcos Alonso; Hakim Ziyech (Pulisic ‘43), Timo Werner (Mount '66), Kai Havertz.
Villarreal (4-3-3): Sergio Asenjo; Juan Foyth, Raul Albiol, Pau Torres, Alfonzo Pedraza (Estupinan '58); Manu Trigueros ('71 Gomez), Etienne Capoue (Gaspar '70), Alberto Moreno ('86 Morlanes); Yeremi Pino ('91 Mandi), Gerard Moreno, Boulaye Dia ('88 Dia).




