Frank Lampard Timo Werner Jurgen Klopp split mainGetty Images

Chelsea Telan Dua Kekalahan Beruntun, Frank Lampard: Kami Bukan Liverpool Tahun Lalu

Frank Lampard menyebut tim Chelsea masih terlalu dini dalam perkembangannya untuk dibandingkan dengan tim Liverpool yang menjuarai Liga Primer Inggris musim lalu.

Komentar Lampard itu disampaikan setelah timnya menelan dua kekalahan beruntun di Liga Primer untuk pertama kali sejak Desember 2019. Akibat dari penurunan performa itu, The Blues terlempar dari posisi tiga besar dan kini berada di urutan ketujuh di klasemen sementara.

Klub asal London itu kini mengumpulkan 22 poin dari 13 pertandingan, tertinggal sembilan angka dari sang pemuncak, Liverpool, yang memiliki satu laga lebih banyak.

Chelsea baru akan bertanding lawan West Ham United di Stamford Bridge, Selasa (22/12) dini hari WIB. Jika menang di pertandingan, jarak poin dengan The Reds bisa dipangkas menjadi enam angka.

Kekalahan di tangan Everton dan Wolves terjadi setelah catatan 17 pertandingan tanpa terkalahkan di berbagai ajang kompetisi, yang sempat mengundang komentar positif dari beberapa pihak.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp sempat melabeli tim Chelsea saat ini sebagai favorit juara, tapi Lampard ingin mengecilkan hal itu.

Lampard mengaku tidak terkejut dengan 'kegagapan' Chelsea saat ini dan tidak mampu menunjukkan seperti konsistensi yang ditampilkan Liverpool pada musim lalu.

"Semua orang membicarakan tentang kami dalam performa terbaik dan kami seharusnya memenangkan liga. Bagian dari alasan saya untuk meredam hal itu adalah bahwa tim-tim lain mungkin sudah bersama lebih lama dan dibangun juga lebih lama sehingga terbangun kepercayaan diri dalam kelompiok pemain yang bisa menghadapi segalanya dengan lebih baik dalam permainan," ujar Lampard kepada wartawan dari Cobham.

"Bagian dari perkembangan kami adalah di mana kami memiliki beberapa pemain yang lebih muda dan pemain-pemain terbaru, dan saya pikir seiring berjalannya waktu, mereka akan menjadi lebih kuat pada momen-momen itu. Itulah mengapa Anda harus mengambil pelajaran dari hal-hal seperti malam-malam lain ketika kami kalah."

"Kepribadian sangat sulit diukur. Saya hanya berpikir dengan tim yang telah bersama sejak lama dan mungkin mengalami momen-momen sulit dan kegagalan."

"Liverpool dalam periode mereka sekarang, mereka tampak seperti mesin absolut pada tahun lalu, tapi akan ada saat-saat yang akan mereka lalui selama empat tahun atau lebih sebagai klub di mana mereka akan memandang diri mereka sendiri."

"Realiasmenya adalah kami bukan Liverpool tahun lalu atau Manchester City tahun sebelumnya di mana Anda bisa terus maju dan menang, menang, menang, menang. Dalam beberapa periode, Anda harus siap untuk beberapa momen yang sulit."

Iklan
0