Thomas Tuchel gembira melihat Reece James menyumbang dua gol untuk memuluskan kemenangan Chelsea atas Newcastle, Sabtu (30/10).
James kini mengemas empat gol di Liga Primer Inggris musim ini sekaligus menjadi topskor Chelsea, di atas Romelu Lukaku, Ben Chilwell, dan Mason Mount yang masing-masing mencetak tiga gol.
Brace-nya terbukti krusial dengan membuka pertahanan alot The Magpies di St. James' Park, dengan Jorginho merangkum laga lewat penalti di menit akhir untuk membuat skor menjadi 3-0.
Apa kata Tuchel?
"Ini laga yang rumit dan saya rasa Reecey tak bisa mencetak gol jika Callum [Hudson-Odoi] tidak mendribel dan Chilly [Ben Chilwell] tidak membuka ruang," ujar Tuchel kepada wartawan pasca-pertandingan.
"Kami mengancam di tiang pertama dengan Kai [Havertz], di tengah gawang dengan Ross [Barkley], dan di tiang kedua dengan Ruben [Loftus-Cheek]. Dan itu memungkinkan mencetak gol dari tiang jauh."
"Inilah mengapa striker kami berkorban demi menciptakan ruang dan peluang bagi pemain lain. Akan selalu seperti ini."
"Reece tidak perlu latihan menembak, ia menembak bagai kuda!"
Apa reaksi James?
"Menurut saya gol pertama lebih bagus, pakai kaki lemah saya - penyelesaian yang apik," kata James kepada BBC.
"Kami sadar, di sini akan menjadi laga yang berat. Kami harus membongkar mereka dan butuh waktu lama."
"Begitu banyak hal terjadi kepada klub mereka sejak awal musim, jadi Anda tak pernah tahu pendekatan mereka akan seperti apa dengan semua hal baru ini."
Akhir pekan ideal
Chelsea memang akhirnya keluar sebagai pemenang di St. James' Park, tetapi mereka juga mendapat kabar bagus dari tempat lain pada Sabtu malam.
Liverpool, yang sebelumnya cuma terpaut satu poin dari sang pemuncak klasemen, dipaksa bermain imbang 2-2 oleh Brighton, sedangkan juara bertahan musim lalu, Manchester City, dikejutkan Crystal Palace karena kalah 2-0 di kandang sendiri.
Dengan ini, pasukan Tuchel nyaman di puncak dengan keunggulan tiga poin, dan bisa fokus ke Liga Champions melawan Malmo, Rabu (3/11).




