Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, mengakui bahwa penampilan duo Timo Werner dan Kai Havertz mengecewakan pada laga kontra Porto.
Terbaru, Chelsea sukses kalahkan Porto dengan skor 2-0 pada leg pertama perempat-final Liga Champions di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, Kamis (8/4) dini hari WIB.
Gol kemenangan The Blues masing-masing dicetak oleh Mason Mount pada menit ke-32 dan Ben Chilwell pada menit ke-85.
Ini menjadi kemenangan penting Chelsea pasca-dipermalukan West Bromwich 5-2 di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Primer Inggris, akhir pekan lalu.
Tapi, Werner dan Havertz kembali gagal tampil impresif. Keduanya pun berbarengan ditarik keluar pada menit ke-65 digantikan oleh Christian Pulisic dan Olivier Giroud.
Diturunkan sejak menit pertama, Havertz diturunkan di depan sebagai false-nine yang ditopang Werner dan Mason Mount di belakangnya.
Menilik statistik Werner dalam 29 laga terakhir di semua kompetisi, ia tercatat telah melewatkan 20 peluang besar, dengan rasio konversi tembakan xG [kans gol yang diharapkan] 10,5 dan 3,5!
"Saya akui bahwa ini adalah pertandingan yang sulit untuk Timo [Werner] dan untuk Kai [Havertz],” ucap Tuchel setelah kemenangan beruntun Chelsea di fase gugur UCL untuk kali pertama sejak 2004.
“Ini bukan hari terbaik mereka. Tapi, mereka juga tidak menerima umpan yang baik.”
“Koneksi antara tujuh pemain yang kami butuhkan untuk bangun serangan dan tiga penyerang, tampak kehilangan sedikit sentuhan di antara mereka.”
“Umpan yang kami berikan bukanlah umpan terbaik dan saya bisa merasakan dua pemain Jerman kami di depan, Kai dan Timo, tidak bermain pada level terbaik mereka hari ini. Jadi, saya ingin memasukkan pembeda dari bangku cadangan,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Tuchel telah mengantarkan Chelsea menangkan tiga laga Liga Champions dengan torehan lima gol tanpa kebobolan sama sekali:
- Atletico Madrid 0-1 Chelsea [leg 1 - 16 besar]
- Chelsea 2-0 Atletico Madrid [leg 2 - 16 besar]
- Porto 0-2 Chelsea [leg 1 - perempat-final]




