Pembicaraan peminjaman Andrey Santos antara Chelsea dan Palmeiras berjalan alot, karena The Blues menginginkan pemain muda Brasil tersebut tampil di Piala Dunia U-20 2023 yang berlangsung di Indonesia.
Chelsea tidak bisa memainkan Santos pada musim ini setelah mereka gagal mendapatkan visa kerja untuk sang pemain. Sebab, kompetisi Serie B Brasil yang diikuti Santos belum memenuhi standar untuk dikeluarkannya visa kerja.
Manajemen Chelsea meyakini Piala Dunia U-20 menjadi salah satu cara untuk mempermudah mereka dalam mengurus visa kerja. Laman Lance mewartakan, dalam salah satu klausul kontrak peminjaman, Chelsea mencantumkan kewajiban Santos bermain di Piala Dunia U-20.
Hanya saja, Palmeiras sempat merasa keberatan, karena agenda Piala Dunia U-20 pada Mei hingga Juni bisa membuat Santos absen di Piala Libertadores, mengingat kedua event itu digelar di waktu bersamaan.
Palmeiras merasa khawatir bila Santos diizinkan memperkuat Brasil U-20 di Piala Dunia. Sebab, itu akan berimbas kepada dua pemain lainnya, Endrick dan Giovani. Kedua pemain tersebut masuk ke dalam skuad Brasil saat menjuarai Piala Amerika Selatan U-20 beberapa waktu lalu.
Namun negosiasi itu akhirnya menemui titik temu. Palmeiras menyetujui klausul kontrak peminjaman, dan Santos akan bersama klub hingga Desember 2023. Chelsea mempunyai hak untuk memanggil Santos kembali pada Juni nanti dengan membayar kompensasi €1,5 juta.
Santos menjadi salah satu pemain yang bersinar di Piala Amerika Selatan di Kolombia. Santos menyandang status sebagai kapten tim, dan mencetak enam gol di turnamen tersebut.
Palmeiras memang sedang memburu banyak pemain setelah mereka melepas enam nama, seperti Danilo, Gustavo Scarpa, Jorge, Merentiel, Wesley, dan Kuscevic. Tim yang bermarkas di Alviverde juga ingin tetap mendatangkan pemain di sayap kiri.




