Manajer Chelsea, Graham Potter, menjelaskan mengapa ia memilih menarik keluar Pierre-Emerick Aubameyang yang masuk sebagai pengganti.
Terbaru, Chelsea dikalahkan Manchester City 1-0 pada pekan ke-19 Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Jumat (6/1) dini hari WIB. Gol kemenangan sang tamu dicetak oleh Riyad Mahrez pada menit ke-63.
Aubameyang memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ia dimasukkan saat laga baru berjalan lima menit menyusul cedera Raheem Sterling.
Mantan kapten Arsenal itu kesulitan menemukan performa terbaik selama satu jam pertandingan, tepatnya pada menit ke-68. Ia tampak putus asa saat berjalan dengan susah payah menuju ruang istirahat lalu kembali ke bangku cadangan dan terlihat merenungkan nasibnya.
Tapi, Potter tetap membela penyerang berusia 33 tahun itu dan bersikeras ia senang dengan penampilan sang pemain.
"Anda mengerti bahwa pesepakbola ingin bermain dan membantu tim. Itu adalah keputusan yang harus kami buat," ucap Potter selepas laga.
"Dia sudah lama tidak bermain dan bermain melawan Manchester City sebagai penyerang, terkadang Anda harus melakukan sedikit latihan tanpa bola."
“Saya pikir dia melakukan semua yang dia bisa untuk tim. Dia sedikit lelah, sama seperti Hakim [Ziyech], jadi itulah keputusannya."
'Kami membutuhkan sedikit energi, jadi saya pikir kami bisa menurunkan Omari [Hutchinson], Conor [Gallagher], dan Lewis [Hall]. Tentu saja, para pemain ingin tetap berada di lapangan dan memberikan pengaruh pada permainan. Itu reaksi normal," tambahnya.
Adapun dengan hasil ini, Chelsea menelan empat kekalahan dalam enam laga teraktual di Liga Primer. The Blues masih tercecer di urutan ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 25 poin.
Terdekat, klub asal London Barat tersebut akan kembali bersua Man City pada ronde ketiga Piala FA di Stadion Etihad, Minggu (8/1).
