Timo Werner mengaku sempat ragu hijrah ke Chelsea setelah melihat the Blues dihabisi Bayern Munich di Liga Champions pada musim lalu.
Werner berstatus sebagai salah satu penyerang paling diburu di bursa transfer musim panas dan Chelsea yang berhasil mendapatkan jasanya dengan mahar £47,5 juta.
Bayern, Liverpool dan Real Madrid sempat dihubungkan dengan penyerang tim nasional Jerman tersebut namun Frank Lampard berhasil merayunya untuk merapat ke Stamford Bridge.
Chelsea menghabiskan lebih dari £200 juta untuk menambah kekuatan pada musim panas ini, mereka menggaet bakat-bakat terbaik di Eropa setelah mengakhiri musim 2019/20 tanpa gelar.
Pasukan Lampard mengakhiri musim di peringkat empat dan berhasil lolos ke final Piala FA namun mereka terjungkal di Liga Champions di tangan Bayern Munich.
Ketika itu mereka dihabisi raksasa Jerman yang meraih kemenangan agregats secara telak 7-1 dan Werner mengakui jika hasil tersebut sempat membuatnya ragu melangkahkan kaki ke Stamford Bridge.
"Saya akan berbohong jika tidak mengatakan itu," kata Werner pada jurnalis Sport Bild Christian Falk.
"Kekalahan 3-0 di kandang sendiri sama sekali tidak membangkitkan selera untuk terbang ke London."
"Saya harus mengatakannya secara jujur karena bersama Leipzig kami selalu tampil bagus dan dapat mengimbangi Bayern.
Akan tetapi pemain berusia 24 tersebut terkesan melihat kebangkitan the Blues sehingga bersedia merampungkan transfer.
Werner tampil bagus di dua laga pertamanya beresama Chelsea lawan Brighton dan Liverpool namun belum juga membukukan gol pertamanya di Liga Primer.
Kesempatan berikutnya bagi sang bintang Jerman ini adalah pertarungan lawan Barnsley di putaran ketiga Piala Carabao pada pertengahan pekan ini.


