- Blues menggelar pramusim di AS pada musim panas 2022
- Perggantian manajer masih belum menunjukkan titik cerah
- Masih berjuang untuk mendapat hasil positif dan konsistensi
APA YANG TERJADI? Manajer Chelsea Graham Potter mengaku masih berusaha memperbaiki kerusakan dalam tim besutannya akibat pramusim yang tidak berjalan dengan baik. Chelsea menjalani pramusim di Amerika Serikat di bawah asuhan Thomas Tuchel, dan hasilnya tidak memuaskan. Potter pun didatangkan untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Tapi hasilnya masih belum bisa memuaskan. Peluang bertahan di Liga Champions pun tidak besar selepas dikalahkan Borussia Dortmund 1-0 pada leg pertama 16 Besar.
APA YANG DIKATAKAN? Secara keseluruhan, Chelsea hanya mendapatkan delapan kemenangan dari 23 pertandingan Liga Primer. “Ini sangat sulit. Kutipan saya beberapa minggu lalu adalah ini pekerjaan terberat dalam sepakbola, dan ada alasan untuk itu. Berbicara kepada beberapa orang berpengalaman, mereka mengatakan itu merupakan pramusim terburuk yang pernah mereka alami. Secara organisasi, tur tidak berjalan sebaik yang mereka inginkan. Saya tidak ada di sana jadi saya tidak bisa mengatakannya. Inilah beberapa faktanya. Fakta yang tidak menyenangkan, tapi itulah situasinya.”
GAMBARAN BESAR: Potter dan pasukan mahalnya kini menjadi sasaran tembak fans Chelsea, terutama setelah dikalahkan juru kunci Southampton. “Suporter wajar sangat kecewa, karena kami kalah di kandang dari Southampton. Mereka peduli. Ketika mereka kesal mereka mengungkapkan rasa frustrasinya. Tidak ada yang bisa saya katakan yang akan membuat suporter bersama kami. Solusinya adalah kami harus memenangkan pertandingan. Hasil belum cukup bagus, kekalahan 1-0 dari Southampton belum cukup bagus, mereka berhak marah.”
IN TWO PHOTOS:
Getty
Getty ImagesSELANJUTNYABUAT CHELSEA The Blues akan menjalani pertandingan sengit pada akhir pekan ini, karena melakoni duel satu kota melawan Tottenham Hotspur di Stadion White Hart Lane, Minggu (26/2).


