Frank Lampard Chelsea 2019-20Getty Images

Chelsea Rindu Eden Hazard, Frank Lampard Harus Cepat Cari Pengganti

Sebelum rehat internasional pada November lalu, Chelsea terlibat duel seru lawan Ajax Amsterdam yang berakhir imbang 4-4 dan dengan kemampuan mencetak banyak gol itu, mereka mungkin berpikir sudah punya pengganti Eden Hazard. 

Tetapi kekalahan memalukan 1-0 dari Bournemouth di Stamford Bridge jadi bukti jika the Blues belum bisa melupakan bintang asal Belgia yang hijrah ke Real Madrid tersebut. 

Tammy Abraham tidak bisa mencetak gol di semua pertandingan dan belakangan dia sering terisolasi setelah lawan-lawan yang dihadapi menyadari kemampuannya di depan gawang. 

Christian Pulisic sempat terlihat bisa menggantikan Hazard setelah dia mengemas lima gol dari lima pertandingan sebelum rehat internasional tetapi dia belum juga mencatatkan nama sejak kompetisi bergulir lagi sementara Abraham baru mengoleksi satu gol di liga dari empat laga terakhir. 

Gol semakin langka diciptakan oleh pasukan Lampard dan tim polesannya seperti minim kreativitas yang biasa dihadirkan oleh Hazard. 

Michi Batshuayi, Callum Hudson-Odoi dan Mateo Kovacic gagal memberi dampak yang diharapkan untuk menghadirkan gol kemenangan sementara tim Eddie Howe berhasil memanfaatkan situasi di akhir laga. 

Dan Gosling Chelsea BournemouthGetty

Dan Gosling mengangkat bola ke arah gawang setelah Jefferson Lerma menyundul si kulit bulat ke kotak penalti. Pada awalnya hakim garis mengangkat bendera pertanda off-side namun VAR mengoreksi keputusan tersebut dan mengesahkan gol. Kekecewaan melanda Stamford Bridge. 

Bournemouth layak menang di Bridge berkat sebuah permainan seimbang padahal tim tersebut tengah dihajar badai cedera dan sebelumnya mencatat lima kekalahan beruntun. 

Sementara itu Lampard harus bekerja keras menuntaskan masalah, timnya kalah empat dari lima pertandingan liga setelah rehat internasional. 

Tumpulnya lini serang juga nyaris membuat mereka tersingkir dari Liga Champions tetapi berhasil terhindar dari derita setelah menang 2-1 atas Lille. 

Performa Chelsea lawan Bournemouth bisa dikatakan serupa dengan aksi saat mereka dihajar West Ham 1-0 beberapa saat lalu. Benar, tim Lampard ditampar oleh dua tim yang beredar di papan bawah klasemen. 

Tidak ada lagi tekanan di semua lini yang biasanya diperlihatkan Chelsea dan mereka juga terlalu sering membuat kesalahan. Delapan pemain tercatat kehilangan bola lebih dari sepuluh kali lawan Bournemouth meski di atas lapangan the Blues terlihat mampu mengurung lawan. 

Pada situasi tersebut biasanya Hazard jadi solusi. Superstar sepakbola Belgia itu biasa mengeluarkan sihirnya untuk menghadirkan pesta kemenangan. Sayangnya Willian, Mason Mount dan Pulisic tidak kuasa menutup lubang kepergiannya.

Pulisic sebenarnya sering memberi ancaman tetapi dia letih dan harus digantikan Hudson-Odoi yang terlihat kurang percaya diri. Ya, bench Chelsea juga terbilang minim kontribusi.

Christian Pulisic Chelsea 2019-20Getty Images

Lampard sepertinya akan memasuki bursa transfer untuk mencari penyerang tambahan sementara Pedro dan Olivier Giroud diprediksi bakal meninggalkan London. Bocah ajaib Borussia Dortmund Jadon Sancho dan pemain andalan Crystal Palace Wilfried Zaha disebut ada di dalam daftar belanja sang pelatih. 

"Diskusi akan dimulai soal di posisi mana yang butuh tambahan kualitas," kata Lampard setelah timnya dihajar West Ham dua pekan lalu. "Tentu, kepergian Eden membuat kami kehilangan banyak gol dan kreativitas di posisi tertentu."

"Kami gagal menyempurnakan sejumlah peluang dan kami menjajaki kemungkinan untuk membuat tim lebih kompetitif di area itu."

Kekalahan kelima dari 14 pertanidngan kandang mulai berdampak pada atmosfer tim London barat tersebut, dan manajer Blues itu menjelaskan semua tergantung pada permain untuk menjaga semangat. 

"Saya adalah Chelsea dan saya akan menjadi orang pertama yang mengatakan pada fans jika penampilan tim hari ini datar. Kami membutuhkan dukungan mereka," kata Lampard. "Saya akan menjadi yang pertama tetapi hari ini saya tidak akan mengatakan itu, karena saya juga adalah penggemar yang duduk lalu mengatakan 'pfff, terlalu lambat.'"

Frank Lampard Chelsea 2019-20Getty Images

"Bek tengah ke bek tengah, full-back ke full-back, bek ke bek tengah, bek ke full back dan saya tidak ingin melihat lagi hal-hal itu."

"Saya tidak menyalahkan fans, mereka datang ke sini untuk memberi dukungan. Mereka juga akan datang ke markas Tottenham pekan depan, mereka akan datang ke Southampton di Boxing Day dan tanggung jawab untuk membuat mereka gembira ada di tangan para pemain."

Apakah Chelsea kehilangan sesuatu? Terlihat demikian dan faktanya, dengan diangkatnya embargo transfer, Lampard sekarang punya kesempatan untuk bermimpi lebih besar lagi dengan bergerak aktif di bursa Januari.

Sanco atau Zaha, Lampard? Atau dua-duanya sekaligus?

Iklan
0