Kai Havertz Mason Mount 2020-21Getty Images

Kai Havertz: Tujuh Bulan Di Chelsea, Saya Kesulitan

Gelandang Chelsea, Kai Havertz, mengakui bahwa ia mengalami awal yang sulit bersama The Blues dan sadar banyak orang yang masih meragukannya.

Havertz didatangkan Chelsea dari Bayer Leverkusen dengan kucuran mahar senilai £71 juta. Pemain serbabisa berusia 21 tahun tercatat menjadi pemain termahal kedua Si Biru setelah kiper Kepa Arrizabalaga.

Aman dikatakan, Havertz gagal menjawab ekspektasi sejauh ini bareng Chelsea. Gelandang asal Jerman itu telah melakoni 29 laga di semua ajang, cuma 13 kali sebagai starter di Liga Primer Inggris, dan mencetak sebiji gol.

Terbaru, Havertz berperan penting dalam gol pembuka Chelsea dalam kemenangan atas Everton dengan skor 2-0 pada pekan ke-27 di Stamford Bridge, Selasa (9/3) dini hari WIB.

Sepakan jarak dekat Havertz terdefleksi bek lawan, Ben Godfrey, yang dianggap cetak gol bunuh diri pada menit ke-31. Sementara gol lainnya dilesakkan oleh Jorginho via tendangan penalti pada menit ke-65.

"Ya, sulit untuk mengatakan apakah ini penampilan terbaik saya bersama Chelsea, tapi beberapa bulan pertama terbilang sulit bagi saya," ucap Havertz selepas pertandingan.

"Saya berharap bisa tingkatkan kepercayaan diri setelah ini dan melanjutkan performa ini. Tentu, tidak mudah datang ke sini di mana segalanya masih baru.”

"Saya sudah di sini selama tujuh bulan jadi sekarang saatnya membuktikan. Saya tahu banyak orang yang meragukan saya, saya tahu itu.”

“Tapi, saya coba terus fokus dan bekerja keras, membantu tim saya di setiap sesi latihan dan pertandingan. Itu yang paling penting.”

"Saya berharap penampilan ini akan memberikan saya kepercayaan diri yang tinggi. Saya berharap untuk terus menjaga performa seperti ini,” pungkasnya.

Sebagai catatan, Havertz—yang telah memiliki sepuluh caps di timnas Jerman—sukses mencetak total 46 gol dan 31 assist bagi Leverkusen dalam dua musim terakhir di klub profesional pertamanya tersebut.

Iklan
0