Pierre-Emerick AubameyangGetty

VAR Semi-Otomatis Sudah Tiba! Chelsea & Aubameyang Jadi 'Korban' Pertama Saat Dikalahkan Dinamo Zagreb

Striker anyar Chelsea Pierre-Emerick Aubameyang sejatinya menyarangkan bola ke gawang Dinamo Zagreb di partai pembuka Grup E Liga Champions Eropa, Selasa (6/9), namun VAR semi-otomatis khusus offside, yang untuk pertama kalinya digunakan secara penuh, menganulirnya.

Turbulensi performa The Blues diperpanjang oleh Mislav Orsic. Penyerang berkebangsaan Kroasia itu menceploskan gol di menit ke-13 dan memastikan tiga poin untuk tuan rumah Dinamo Zagreb di fase grup UCL.

Pasukan Thomas Tuchel mengira mereka mencetak gol penyama kedudukan empat menit setelah turun minum lewat striker debutan Aubameyang, sayangnya 'gol' tersebut tidak sah dan Chelsea pulang ke London dengan tangan kosong usai kalah 1-0.

Lesakkan eks-striker Arsenal dan Barcelona itu dianulir wasit lewat bantuan VAR semi-otomatis, yang untuk pertama kalinya digunakan di laga Dinamo Zagreb vs Chelsea di Liga Champions.

Ben Chilwell didakwa offside saat menerima umpan sebelum meneruskan bola buat Aubameyang di tiang jauh.

Hakim garis pun mengangkat benderanya, dan sistem penentu offside semi-otomatis mengonfirmasi keputusan tersebut.

Teknologi tersebut kembali digunakan untuk menganulir gol bintang Copenhagen Rasmus Falk ke gawang Borussia Dortmund di laga pembuka Grup G Liga Champions di hari yang sama.

FIFA dan UEFA menghabiskan tiga tahun terakhir menguji teknologi offside semi-otomatis (semi-automated offside technology atau SAOT) berbasis AI atau artificial intellegence dan kini sudah digunakan di Liga Champions.

Sebelumnya, SAOT telah diuji pakai oleh FIFA di Piala Dunia Antarklub Februari lalu, dan oleh UEFA di Piala Super antara Real Madrid dan Eintracht Frankfurt di Helsinki bulan lalu.

FIFA telah mengizinkannya dipakai di Piala Dunia 2022 di Qatar, sebelum UEFA mengumumkan penggunaan SAOT di semua laga fase grup Liga Champions.

"Demi kebaikan sepakbola dan perwasitan, UEFA selalu berusaha menggunakan teknologi terbaik yang tersedia," ujar Roberto Rosetti, kepala wasit UEFA.

"UEFA selalu berusaha mencari solusi teknologi untuk meningkatkan sepakbola dan dukungan bagi wasit. Dan ini yang kami inginkan dari SAOT di masa depan."

Iklan
0