Roman Abramovich sudah memutuskan untuk menjual Chelsea. Legenda The Blues Frank Lampard, memberikan pernyataan terkait keputusan yang diambil sosok asal Rusia tersebut.
Chelsea terpaksa dijual Abramovich karena buntut invasi Rusia ke Ukraina. Ia menjadi sasaran pemerintah Inggris karena disebut punya hubungan dekat dengan Presiden Vladimir Putin.
Kabar yang beredar, Abramovich mematok harga jual Chelsea sebesar £2,6 miliar. Miliarder Swiss Hansjorg Wyss, dilaporkan sudah ditawari untuk membeli klub asal London Barat tersebut.
"Saya tidak di Chelsea lagi, tapi saya menjalani masa-masa menakjubkan di sana. Saya cuma bisa sangat berterima kasih bahwa saya berada di sebuah klub dalam periode ketika Roman Abramovich datang dan mengubah wajah klub dan sangat sukses di level sepakbola," kata Lampard dikutip dari Metro.
"Saya mendapatkan dukungan penuh dalam masa saya sebagai pemain dan manajer, apa pun yang dipikirkan orang-orang di luar. Saya tak bisa berkomentar apa pun terkait mereka saat ini, saya manajer Everton dan tak punya pengetahuan yang cukup untuk mengungkapkan lebih dari itu," Lampard menambahkan.
Era Abramovich di Chelsea dimulai pada 2003. Lampard menjadi satu di antara pemain yang menjadi bagian sejak kedatangan pria berusia 55 tahun tersebut.
Sejumlah gelar bergengsi diangkat Lampard saat bersergam Chelsea. Mulai dari Liga Primer Inggris, Piala FA, Piala Liga Inggris, Liga Champions, dan Liga Europa.
Selepas gantung sepatu, Lampard beralih ke dunia kepelatihan. Derby County menjadi klub pertama yang dipegangnya, setelah itu ia membesut Chelsea dan sekarang menukangi Everton.




