Performa (Hampir) Sempurna Chelsea Gagal Jinakkan Lionel Messi

Komentar()
Getty Images
The Blues sajikan penampilan nyaris tanpa cela, tapi satu kesalahan fatal membuka jalan Lionel Messi mencetak gol tandang krusial bagi El Barca.

OLEH   NIZAAR KINSELLA     PENYUSUN   DEDE SUGITA

Sebelum laga di Stamford Bridge naik pentas, Antonio Conte menekankan Chelsea mesti tampil sempurna untuk menjegal lawan kelas berat dalam wujud Barcelona yang dimotori Lionel Messi.

“Saya pikir tentunya kami harus menyajikan permainan sempurna melawan Barcelona kalau kami ingin menang,” kata Conte dalam konferensi pers jelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

“Saya ulangi, di atas kertas, Anda memulai dua laga ini dengan satu favorit dan itu adalah Barcelona.”

“Saya pikir mereka telah mengamankan hak untuk menjadi favorit musim ini seturut performa yang telah mereka tunjukkan selama bertahun-tahun dalam sepakbola di dunia. Bagi kami, kami harus berusaha bekerja, berupaya dan berbuat yang terbaik.”

“Kemudian, di akhir pertandingan, kalau kami sangat bagus untuk memenangi laga, itu akan positif. Kalau tidak, itu artinya Barcelona lebih baik dari kami.”

Saat laga digelar, nyatanya Chelsea mampu bermain hampir tanpa cela dan terlihat pasti bakal memaksa Blaugrana bertekuk lutut menyusul gol tendangan paten Willian dari luar kotak di babak kedua.

Namun, potensi kemenangan buyar cuma karena satu kesalahan.

Jordi Alba Willian Chelsea Barcelona Champions League

Andreas Christensen, Lionel Messi

Barcelona minim mengkreasi peluang berbahaya sepanjang pertandingan sampai akhirnya umpan ceroboh Andreas Christensen di depan area penalti dipotong Andres Iniesta. Bola lantas disodorkan kepada Messi yang berhasil mengakhiri kemajalannya selama 730 menit kontra The Blues.

Hingga tibanya momen menentukan itu, skuat Conte sejatinya memperlihatkan superioritas taktik yang bikin anak-anak Catalan tak berkutik.

Sang bos asal Italia memplot Eden Hazard sebagai false nine didukung oleh Willian dan Pedro Rodriguez. Dua striker murni Alvaro Morata dan Olivier Giroud disimpan di bangku cadangan.

Chelsea sengaja menyerahkan bola kepada Barcelona, yang mencatat possession sampai nyaris 70 persen. Terlepas dari dominasi mutlak tersebut, El Barca tak bisa berbuat banyak untuk menebar ancaman – peluang lain mereka hanya sundulan Paulinho yang melebar.

Willian Chelsea Barcelona

Chelsea celebrate vs Barcelona

Sementara, tuan rumah kerap menggelar manuver berbahaya kala memegang bola, dengan Willian dan Hazard menjadi protagonis utama lewat dribel, umpan matang, dan tembakan mereka. Belum lagi tendangan bebas yang dihasilkan jika kedua pemain dilanggar bek lawan.

Duo tersebut bahkan berkolaborasi dalam gol Chelsea ke gawang Marc-Andre ter Stegen setelah sebelumnya sepakan Willian dari tepi kotak penalti dua kali membentur tiang.

Menginjak menit ke-62, Hazard mengambil bola dari sebuah situasi tendangan penjuru dan memberikan bola kepada Willian, yang melengkungkan tembakan keren untuk menggetarkan jala Blaugrana.

Sang pemuncak klasemen La Liga Spanyol kehabisan ide untuk meruntuhkan tembok kokoh Chelsea dan menyamakan kedudukan. Tak ada ruang gerak yang dapat dieksploitasi Messi dan Luis Suarez. Sayang, performa kolektif Chelsea yang hampir sempurna rusak akibat kesalahan individual Christensen.

LIONEL MESSI ANDRES INIESTA BARCELONA UEFA CHAMPIONS LEAGUE 20022018

GFXiD Messi Akhiri Tabu

Messi yang sebelumnya tidak pernah bisa mencatatkan nama di papan skor setiap kali Barca berhadapan dengan Chelsea memupus rekor negatif itu dan muncul sebagai penyelamat tim tamu dengan penyelesaiannya seperempat jam jelang bubaran.

Meski tidak mustahil, langkah Chelsea untuk berusaha menembus perempat-final Liga Champions kini terasa lebih berat. Barcelona akan ganti menjadi tuan rumah di Camp Nou pada pertemuan kedua, 14 Maret mendatang.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Conte memenangi adu strategi versus Ernesto Valverde untuk mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu peramu taktik terbaik di dunia, tapi gol tandang krusial dari Messi pantas membuat sang entrenador Barca tersenyum.

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INII
1. Alasan Bobotoh Terpilih Sebagai Suporter Terbaik Piala Presiden
2. Manchester City Parodikan Dilan 1990
3. Marko Simic Siap Jika Dibutuhkan Timnas Indonesia
4. Kesalahan Teknis Bikin Gol Juan Mata Dianulir VAR
5. Xavi: Kemenangan Real Madrid Atas PSG Tidak Adil!

 

Tutup