Manajer Chelsea Thomas Tuchel mengaku sudah tidak sabar menunggu jendela transfer segera ditutup agar dirinya bisa berkonsentrasi penuh, dan pemain dapat memperlihatkan komitmen 100 persen.
Manajemen Chelsea, Senin (29/8) malam WIB, resmi mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Ross Barkley untuk mengakhiri kerja sama di antara mereka. Keputusan itu diambil dua hari menjelang bursa transfer ditutup.
Barkley bergabung dengan Chelsea pada Januari 2018, dan tampil di 100 pertandingan di semua kompetisi. Terakhir kali Barkley memperkuat Chelsea saat menghadapi Watford di laga pamungkas musim lalu.
Kesulitan menjual Barkley disebut menjadi alasan bagi Chelsea untuk mengakhiri kontrak sang pemain meski masih menyisakan durasi satu tahun. Selepas Barkley, Chelsea kemungkinan juga akan kehilangan beberapa pemain, seperti Callum Hudson-Odoi dan Hakim Ziyech.
Hudson-Odoi dikabarkan sudah berada di Bayer Leverkusen untuk menjalani pemeriksaan medis setelah Chelsea mencapai kesepakatan peminjaman sang pemain selama satu musim ke klub Bundesliga Jerman tersebut.
Sedangkan Ziyech dikaitkan dengan sejumlah klub, seperti Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Ajax Amsterdam. Kepastian winger berusia 29 tahun ini meninggalkan Stamford Bridge atau tidak bakal ditentukan dalam waktu dekat.
Tuchel mengutarakan, bursa transfer menjadi sebuah dinamika yang harus ia terima. Segala kemungkinan masih bisa terjadi sebelum bursa transfer ditutup pada 31 Agustus.
Karena itu, Tuchel mengaku sudah tidak sabar agar masalah perpindahan pemain ini segera berakhir. Juru taktik asal Jerman tersebut mengatakan, ia menginginkan seluruh pemain bisa berkonsentrasi penuh tanpa harus diganggu masalah lain.
“Ya, mungkin manusiawi ketika ada jendela transfer. Mereka tidak hanya bersama kami di Cobham. Ketika mereka meninggalkan gedung, mereka menyalakan telepon, lalu akan mengangkat telepon, memikirkan masa depannya, dan langkah selanjutnya, Kemudian ada Piala Dunia yang dibicarakan dan dipikirkan semua orang,” tutur Tuchel dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Football London.
“Untuk sekarang, saya bisa menerima situasi seperti ini. Tetapi mulai 1 September, tidak ada lagi alasan dan gangguan. Saya sangat, sangat senang ketika jendela transfer berakhir karena kami memiliki pengaruh yang berbeda untuk mendorong pemain.”
“Kemudian komitmen harus 100 persen, karena kami tidak akan bisa menerima [komitmen] 99 persen. Kenyataannya, terkadang di hari-hari terakhir bursa transfer, Anda harus menerimanya, terlepas dari apa yang Anda inginkan. Itulah kenyataannya.”


