Champ Moment: Jalan Dramatis Argentina

Komentar()
Goal
Gol telat Marcos Rojo memberikan Argentina kemenangan yang dibutuhkan untuk lolos dari lubang jarum.

Perjuangan Argentina mencapai babak 16 besar Piala Dunia 2018 berlangsung dramatis. Narasinya seperti film thriller. Protagonis utama, yaitu Lionel Messi, membawa Tim Tango memimpin satu gol atas Nigeria pada babak pertama laga pamungkas Grup D, Selasa (26/6) malam.

Gol itu tercipta berkat umpan panjang memotong ruang yang diberikan Ever Banega. Messi mengontrol bola sebentar, lalu melepaskan tembakan keras kaki kanan ke arah tiang jauh. Francis Uzoho, kiper 19 tahun bertinggi badan 196 cm itu, tak kuasa menjangkaunya.

Setiap protagonis memang membutuhkan penyokong agar tampil sempurna. Melawan Nigeria yang didominasi anak-anak muda, Messi dimainkan lebih ke depan. Full service. Tidak banyak sentuhan dengan bola yang dilakukannya pada babak pertama, tapi setiap bola di kakinya adalah ancaman.

Di babak kedua, muncul tokoh villain. Tak disangka, justru berasal dari pemain Argentina sendiri. Insiden Javier Mascherano mendorong Leon Balogun tidak lepas dari pengamatan wasit Cuneyt Cakir. Wasit Turki itu kemudian melihat rekaman gambar yang disajikan VAR. Sekembalinya dari layar, keputusan Cakir tetap bulat. Penalti buat Nigeria! Victor Moses sukses melakukannya.

Argentina membutuhkan kemenangan. Nasib mereka berada di kaki sendiri -- dan di tangan Marcos Rojo. Di tengah serbuan Nigeria yang kian bersemangat, tangan bek Manchester United itu menyentuh bola saat berupaya menyapu sebuah umpan silang. Pemain Nigeria memprotes meminta hadiah penalti. Cakir mengabaikannya karena menilai Rojo tidak dengan sengaja melakukan handball.

Keputusan wasit tidak terbantahkan. Pertandingan terus berlangsung sampai akhirnya masuk menit 86. Rojo, yang nyaris menjadi antagonis, muncul di kotak penalti Nigeria untuk menyambar umpan silang Gabriel Mercado. Gol! Argentina menang 2-1 dan tidak jadi pulang kandang!

"Kami membutuhkannya. Sekarang Piala Dunia baru dimulai untuk kami!" seru Rojo sang pahlawan kepada TYC Sports. "Vamos, Argentina!"

Di babak 16 besar, Sabtu mendatang, Argentina sudah ditunggu Prancis. Pertandingan akan dimainkan di Stadion Kazan Arena. Argentina membutuhkan 11 pahlawan untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi juara Piala Dunia.

 

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. PSSI Beri Kontrak Julio Banuelos Hanya Sampai Asian Games 2018
2. Luis Milla Sebut Krisis Striker Muda Indonesia Berawal Dari Liga
3. Barcelona & Real Madrid Rebutan Thiago Alcantara
4. Bek Sayap Nigeria Siapkan Pesta Perpisahan Untuk Lionel Messi
5. Pemain Dengan Tembakan Terbanyak Di Piala Dunia 2018

 

Footer Banner Piala Dunia 2018

 

Tutup