Palang pintu timnas Indonesia Jordi Amat mendedikasikan gol perdana di skuad Garuda untuk putranya yang dianggapp telah memberikan peruntungan bagus bagi dirinya.
Jordi berhasil menghindari timnas senior dari kekalahan setelah gol yang dia lesakkan saat injury time membuat duel melawan Burundi di Stadion Patriot Candrabhaga, Selasa (28/3) malam WIB, berakhir imbang 2-2.
Penampilan tadi malam membuat Jordi kini sudah mengumpulkan enam caps bersama timnas senior. Pemain naturalisasi ini mengungkapkan kegembiraan bisa mencetak gol perdananya untuk timnas senior.
“Saya merasa senang dengan gol yang saya cetak. Saya bekerja keras agar bisa menjadi bagian tim, menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Gol [perdana] ini merupakan momen istimewa buat saya. Saya ingin menikmatinya bersama semua warga Indonesia dan fans,” tutur Jordi.
“Gol ini saya dedikasikan untuk anak saya. Hari ini (Selasa) dia genap berusia 11 bulan. Ini menjadi hadiah yang spesial buat dia, dan dia telah memberikan saya peruntungan yang bagus.”
Dalam kesempatan yang sama, Jordi mengakui penampilan tim besutan Shin Tae-yong tidak lebih baik dibandingkan pertemuan pertama. Dalam laga sebelumnya, timnas senior memetik kemenangan 3-1.
Jordi menilai duel melawan Burundi tidak mudah. Kapten klub Malaysia Johor Darul Takzim tersebut berharap performa timnas senior bisa lebih bagus di masa mendatang.
“Tidak mudah menjalani dua pertandingan melawan tim yang sama, karena kami bermain lebih bagus di laga pertama. Itu yang membuat mereka (Burundi) menjadi lawan yang sulit. Tapi pada akhirnya hasil imbang ini membuat kami lega. Kami sudah bekerja keras selama 95 menit,” beber Jordi.
“Kami menikmati dua pertandingan ini. Saya kira semuanya berjalan dengan baik. Ini menjadi persiapan yang bagus untuk Piala Asia. Sekarang kami berharap berikutnya bisa menunjukkan performa di level yang bagus.”
