Cesare Prandelli resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Fiorentina hanya dalam empat bulan setelah ‘comeback’-nya bersama La Viola.
Kepastian tersebut dirilis pihak Fiorentina di situs resmi klub pada Selasa (23/3).
Prandelli menjalani periode kedua bersama Fiorentina setelah sukses dalam tugas pertamanya pada rentang 2005–2010. Kala itu, ia hengkang untuk menangani timnas Italia.
Awal November lalu, pelatih berusia 62 tahun itu ditunjuk menggantikan Giuseppe Iachini yang dipecat setelah rangkaian hasil jelek Fiorentina.
Tapi, Prandelli pun terbilang gagal mengangkat performa Fiorentina pada paruh kedua musim ini. Itu termasuk kekalahan berat dari Napoli dengan skor 6-0.
Sejak dipercaya melatih Fiorentina lagi, Prandelli cuma antar Franck Ribery cs menangkan enam laga dari 23 laga di lintas ajang yang dijalaninya.
Terbaru, Fiorentina dikalahkan AC Milan dengan skor 3-2 pada giornata ke-28 Serie A di Artemio Franchi, akhir pekan lalu.
Klub asal Florence tersebut kini tercecer di urutan ke-14 dengan koleksi 29 poin alias terpaut 10 poin dari Cagliari yang menempati ambang batas relegasi dengan sisa sepuluh laga.
"Saya sadar bahwa karier kepelatihan saya bisa berakhir di sini, tapi saya tidak menyesal dan saya tidak ingin menginginkan apapun," ucap Prandelli dalam salah satu potongan surat perpisahannya.
“Mungkin, dunia yang di mana telah menjadi bagian dari seluruh hidup saya ini bukan lagi untuk saya dan saya tidak mengenali diri saya di dalamnya lagi,” tutur pelatih terbaik Serie A musim 2007/08 itu.
“Saya telah berubah, pasti, dan dunia berjalan lebih cepat dari yang saya kira. Inilah mengapa saya yakin bahwa saatnya telah tiba untuk berhenti terbawa pada arus ini dan berhenti untuk menemukan siapa saya sebenarnya,” pungkasnya.


