Massimiliano Allegri Sassuolo Juventus Serie AGetty

CEO Klub: Masalah Juventus Bukan Massimiliano Allegri, Tapi...

CEO Juventus Maurizio Arrivabene menegaskan manajemen tetap menaruh kepercayaan kepada Massimiliano Allegri dengan menganggap permasalahan tim bukan terletak kepada sosok sang pelatih.

Juventus menelan empat kekalahan dari 12 pertandingan pembuka mereka di semua kompetisi. Terakhir, mereka dibekap AC Milan dengan skor 2-0, sehingga ketidakpuasan berkembang pesat di kubu suporter.

Fans pun menuding Allegri sebagai sosok paling bertanggung jawab. Desakan agar manajemen segera memecat Allegri pun bermunculan. Namun manajemen terus melakukan pembelaan terhadap Allegri.

Menurut Arrivabene, permasalahan utama Juventus terletak pada spirit menjalani pertandingan. Sebelum duel melawan Maccabi Haifa di Liga Champions, Allegri juga sempat menyatakan penggawa Juventus harus bermain dengan hati dan gairah.

“Saya sudah katakan berkali-kali, kami harus menghindari keputusan emosional. Penting untuk menganalisis masalah satu per satu, dan bersama-sama mencari solusi,” tegas Arrivabene dikutip laman Football Italia.

“Mencari seseorang untuk disalahkan dengan segala cara saat ini akan menjadi kesalahan bagi klub, dan untuk pertandingan di masa depan. Kami memiliki keyakinan mutlak pada Allegri.”

“Akhir pekan ini kami menghadapi Torino di Derby della Mole, tetapi kami harus menjalaninya satu per satu, menemukan kembali semangat yang harus dimiliki Juventus, yaitu menang.”

Legendaris Allesandro Del Piero pernah bertanya kepada Arrivabene mengenai rencana Juventus saat kompetisi jeda pada November nanti, menyusul bergulirnya Piala Dunia 2022.

“Kami harus melewati momen ini, itu benar. Setiap pertandingan mulai sekarang adalah fundamental, tetapi yang terpenting adalah kami menemukan kembali semangat Juventus,” ucap Arrivabene.

“Kehilangan [Paul] Pogba dan [Federico] Chiesa adalah masalah besar, tetapi tidak boleh ada dalam DNA kami untuk hanya bertahan dan menunggu jeda. Tidak. Kami harus berusaha keras sampai jeda.”

Iklan
0