CEO Juventus Maurizio Arrivabene menampik anggapan Si Nyonya Tua sudah mencuri Gleison Bremer dari Inter Milan, dan menganggap perebutan pemain sudah biasa terjadi di bursa transfer.
Inter sebelumnya menjadi klub paling depan untuk mendapatkan Bremer. Kubu Inter pun geger ketika Juventus tiba-tiba berhasil mengamankan tanda tangan Bremer dari Torino di menit akhir. Juventus mengonfirmasi perekrutan Bremer di angka €50 juta, dan bakal memperkuat Bianconeri hingga 2027.
Bremer menjadi nama besar ketiga yang didatangkan secara permanen ke Allianz Stadium pada musim panas ini, dan yang pertama direkrut dengan mahar. Sebelumnya mereka mengakuisisi Angel Di Maria dan Paul Pogba lewat status bebas transfer.
Arrivabene menampik anggapan mereka telah melakukan operasi senyap untuk mencuri Bremer dari kail Inter. Arrivabene menjawab secara diplomatis ketika ditanya apakah ada kepuasan tersendiri berhasil mendapatkan Bremer di detik-detik terakhir.
“Ini bukan permasalahan tentang mencuri. Bursa transfer selalu terbuka, dan klub telah melakukan yang apa yang harus dilakukan [untuk mendatangkan Bremer],” tegas Arrivabene dikutip laman Corriere dello Sport.
Kedatangan pemain berusia 25 tahun itu mungkin menjadi yang paling penting bagi Juventus berkaitan dengan perombakan di lini belakang mereka. Pasalnya, Matthijs De Ligt mengikuti kapten Giorgio Chiellini hengkang ke klub lain. Chiellini memilih hijrah ke California untuk memperkuat Los Angeles FC, sedangkan De Ligt ke Bayern Munich.
Juventus tidak menghentikan aktivitas mereka di bursa transfer setelah mendapatkan Bremer. Selain mendatangkan pemain anyar, Juventus belakangan dikabarkan bakal melepas Aaron Ramsey.
Selain itu, Juventus juga disebut ingin mempermanenkan Alvaro Morata dari Atletico Madrid. Morata menjadi bagian Juventus dalam dua musim terakhir dengan status pinjaman dari klub La Liga Spanyol tersebut. Namun Arrivabene menampik kabar ini.
“Mengambil kembali Morata? Tidak, tidak ada berita,” tandas Arrivabene.
Laman AS sebelumnya telah mewartakan Morata sekarang merasa nyaman di Atletico, dan menganggap Los Rojiblancos sebagai rumahnya. Morata juga mempunyai hubungan baik dengan skuad Atletico.


