Marco Fassone selaku CEO AC Milan menegaskan bahwa tak ada masalah likuiditas yang dialami klubnya saat in.
Rumor soal masalah tersebut muncul setelah Rossoneri melakukan perubahan pada struktur obligasi mereka.
Milan menggelar pertemuan antarpemegang saham, Rabu (2/5) dan agenda utama mereka adalah memindahkan pembayaran "tidak lebih dari €15 juta" dari obligasi mereka yang berlaku hingga 30 Juni 2019.
"Kami menunda sebagian obligasi senilai €54 juta yang dikeluarkan di Wina [Austria] pada 2017, tapi itu tak ada kaitannya dengan likuiditas," tegas Fassone seperti dilansir Football Italia.
"Sederhananya, kami melakukan itu karena dengan memindahlan €15 juta ke 30 Juni 2019 maka berarti kami mematuhi parameter federasi."
Finansial memang menjadi bahasan utama Milan musim ini dengan manajemen mereka sempat menggelontorkan dana mencapai €15 juta pada awal kampanye 2017/18 guna mendatangkan sejumlah pemain bintang.
Namun sejauh ini langkah itu tak diimbangi dengan prestasi di atas lapangan, dengan Milan terancam tak berkompetisi di Eropa musim depan lantaran masih tertahan di urutan ketujuh klasmen sementara.


