Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, memastikan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI dipercepat. Kepastian tersebut didapatkan setelah menggelar Exco Emergencey Meeting, Jumat (28/10) malam WIB.
PSSI bakal terlebih dahulu melakukan verifikasi sebelum digelarnya KLB. Paling lambat agenda pemilihan pengurus baru tersebut dilaksanakan tiga bula usai verifikasi tuntas.
Merujuk Pasal 34 ayat 2 Statuta PSSI tentang KLB PSSI baru dapat dilaksanakan jika 2/3 dari pemilik suara yang mewakili PSSI mengajukan permintaan tertulis.
"Memutuskan untuk mempercepat kongres biasa pemilihan melalui mekanisme kongres luar biasa sesuai tahapan aturan organisasi," kata Iriawan dikutip dalam tayangan YouTube PSSI.
Alasan utama PSSI mempercepat KLB untuk menjaga keharmonisan anggotanya. Mengingat Persis Solo dan Persebaya Surabaya sudah mengirimkan surat untuk meminta dihelatnya agenda tersebut.
Persis dan Persebaya mendesak KLB digelar. Mereka merasa kepengurusan yang sekarang sudah gagal menjalankan tugasnya usai terjadinya tragedi Kanjuruhan.
Tragedi Kanjuruhan menewaskan 135 orang dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Insiden nahas tersebut terjadi selepas pertandingan Arema FC kontra Persebaya, pada 1 Oktober 2022.
"Exco PSSI memutuskan mempercepat Kongres Luar Biasa pemilihan dengan memperhatikan surat yang dikirim oleh dua anggotanya," ucapnya.
"Dikarenakan Exco PSSI tidak ingin terjadi perpecahan di antara para anggotanya dan karena Exco PSSI adalah mandataris yang dipilih oleh delegasi atau voter yang mewakili anggota PSSI," ia menambahkan.
Selain itu, Iriawan berharap dengan keputusan mempercepat KLB, kompetisi bisa di Tanah Air bisa segera bergulir. Hal ini karena semenjak tragedi Kanjuruhan terjadi semua pertandingan di Liga 1, 2, dan 3 dihentikan.
Nantinya, PSSI mengirimkan surat pemberitahuan kepada FIFA terkait dilangsungkannya KLB. Surat tersebut bakal dirilis pada Senin (31/10).
"Para pemangku kepentingan kiranya dapat membantu diputarnya kembali kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Yang selama ini menjadi nafas dan marwah sepakbola di Tanah Air," ujarnya.
