Pascal Struijk - Leeds UnitedGetty Images

Cegah Konflik, Timnas Belgia Batal Panggil Pemain Keturunan Indonesia

Timnas Belgia, batal memanggil bek Leeds United, Pascal Struijk. Keputusan tersebut karena pemain keturunan Indonesia itu lebih condong bermain untuk timnas Belanda.

Sejatinya, manajer timnas Belgia Roberto Martinez sangat tertarik menggunakan jasa Struijk. Ia sudah lama mengamati penampilan pesepakbola berusia 21 tahun tersebut karena dirasa cocok dengan formasi yang diterapkannya.

Gaya permainan Struijk, yang atraktif membuat Martinez kepincut. Buktinya, di usianya yang masih muda, ia mampu menembus skuad inti Leeds United.

Martinez berencana mengajak Struijk ketika timnas Belgia menjalani pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022, akhir bulan ini. Eden Hazard dan kawan-kawan bakal menghadapi tiga laga di Grup melawan Wales, Republik Ceko, dan Belarusia.

"Tapi sementara itu sepertinya hatinya [Struijk] ada pada Belanda," kata Martinez dalam wawancara dengan surat kabar Brussels La Derniere Heure.

"Kami harus menghormati itu, tidak peduli betapa menarik profilnya bagi kami. Saya tidak ingin ada konflik antara dua asosiasi sepakbola," Martinez menambahkan.

Pascal Struijk- Leeds UnitedGetty Images

Struijk, memang bisa bermain untuk timnas Belgia, Belanda, dan Indonesia. Situasi ini lantaran ia pernah bermukim di kedua negara Benua Biru tersebut.

Belgia tepatnya di Antwerp merupakan tempat kelahiran Struijk. Akan tetapi, pada usia tiga tahun ia pindah ke Den Haag, Belanda, mengikuti orang tuanya.

Awal kiprah sepakbola Struijk di Belanda bersama akademi SEV Leidschendam. Ia juga pernah bermain untuk tim muda ADO Den Haag.

Berkat bakat besar yang dimilikinya, Struijk bisa bergabung dengan akademi Ajax Amsterdam. Di sana, ia mulai dibicarakan banyak orang karena penampilannya yang memukau.

Kesempatan memperkuat timnas Belanda, didapatkan Struijk. Tim Orange U-17 memanggilnya untuk bermain di Piala Eropa U-17, pada 2016 lalu.

Selain timnas Belgia, dan Belanda, Struijk juga bisa bermain untuk Indonesia. Ia mempunyai darah 'Merah-Putih' yang mengalir dari kakek dan nenek keluarga sang ayah.

Namun, Struijk memastikan tidak tertarik memperkuat timnas Indonesia. Ia memilih untuk membela kesebelasan Belgia atau Belanda, karena lebih mempunyai keterikatan dengan kedua negara tersebut.

Iklan
0