Koko Ari - Timnas IndonesiaAlvino Hanafi

Cedera Parah, Bek Timnas Indonesia Tetap Bertahan Di Dubai

Harapan Koko Ari untuk memperkuat timnas Indonesia pada laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022, sudah pupus akibat cedera. Namun, pilar Persebaya Surabaya tersebut tidak dipulangkan ke Tanah Air.

Saat ini Koko, masih berada di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).  Tim pelatih timnas Indonesia memutuskan pemain berusia 21 tahun tersebut untuk tetap bertahan meski tak bisa dimainkan.

Koko mengalami tiga cedera sekaligus yakni Anterior Cruciate Ligament (ACL), Medial Collateral Ligament (MCL), dan meniscus. Akibatnya, ia mesti menepi lama untuk memulihkan cederanya.

"Tidak ada yang dicoret dari timnas Indonesia, Koko masih terus diobservasi dan dipantau oleh tim dokter di sini [Dubai]," kata asisten pelatih timnas Indonesia Nova Arianto, saat dihubungi awak media.

"Koko sengaja memang tidak pulang ke Indonesia. Karena memang kami dari tim pelatih tetap akan melakukan yang terbaik untuk Koko," Nova menambahkan.

Sebagai ganti Koko, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong memanggil pemain TIRA Persikabo Didik Wahyu. Pria asal Korea Selatan tersebut juga mendatangkan Arif Satria untuk menggantikan Elkan Baggott yang tidak bisa gabung.

TC Timnas Indonesia Dubai UEAPSSI

Selain itu, Tae-yong menambah satu penjaga gawang. Ia memanggil kiper Barito Putera Muhammad Riyandi, yang sudah tiba di Dubai sejak kemarin (27/5).

Hadirnya, Riyandi membuat persaingan kiper timnas Indonesia semakin ketat. Sebelumnya, sudah ada tiga nama yakni Nadeo Argawinata, Aqil Savik, dan Adi Satryo.

Jadwal terdekat timnas Indonesia, uji coba melawan Oman. Pertandingan yang didaftarkan FIFA A Match itu bakal dilangsungkan di Lapangan JA Sports Center and Shooting Club, Dubai, Sabtu (29/5). 

Modal negatif dikantongi timnas Indonesia untuk melawan Oman. Pasukan Merah Putih dikalahkan Afghanistan dengan skor 3-2, pada uji coba yang dilangsungkan, Selasa (25/5).

Adapun sisa pertandingan timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022, melawan Thailand (3 Juni), Vietnam (7 Juni), dan UEA (11 Juni). Hasil dari tiga laga tersebut tidak berpengaruh karena skuad Garuda sudah dipastikan gagal melaju ke babak berikutnya.

Iklan
0