Brasil mengonfirmasi, Neymar telah dilepaskan dari skuad karena cedera sehingga striker Paris Saint-Germain itu bakal absen lawan Venezuela dan Uruguay di kualifikasi Piala Dunia.
Neymar mengalami cedera kaki dan sebelumnya sudah dipastikan kalau ia akan absen di pertandingan lawan Venezuela di Sao Paulo, Sabtu (14/11) pagi WIB. Pemain berusia 28 tahun itu dipanggil dengan harapan dirinya bisa kembali fit tepat waktu untuk laga kontra Uruguay di Montevideo, Rabu (18/11) pagi WIB.
Namun, Neymar tidak dapat cukup pulih untuk masuk ke dalam rencana Tite sehingga sang striker dipastikan akan absen di laga kontra Venezuela dan Uruguay sekaligus.
"Kami berharap ia bisa bermain. Itulah mengapa kami membawanya ke Brasil," ujar dokter tim nasional Brasil, Rodrigo Lasmar, kepada wartawan saat menyampaikan kabar terbaru tentang Neymar.
"Ia mengalami peningkatan [dalam kondisi kesehatan], tapi tidak cukup siap untuk pertandingan Selasa lawan Uruguay sehingga staf ruang belakang memutuskan untuk melepaskan Neymar."
Kabar ini pastinya melegakan buat PSG, mengingat sebelumnya pelatih Thomas Tuchel sempat mempertanyakan keputusan Brasil untuk memilih Neymar ketika dia jelas tidak siap bermain.
"Adalah hak tim nasional untuk memanggil para pemain. Kami tidak bisa melakukan apa pun," ujar Tuchel ketika itu.
"Jika para pemain cedera dan tidak bisa bermain, saya selalu lebih suka kalau mereka tidak bermain."
"Itu adalah fase yang sangat penting, waktu yang tepat untuk pulih bagi para pemain, tapi kami memiliki keyakinan bahwa mereka akan diperlakukan dengan baik, bahwa mereka memiliki perawatan yang baik dan persiapan yang baik. Itulah kebenaran. Kami memiliki kepercayaan pada orang-orang yang bertanggung jawab atas tim nasional. Jika para pemain dipanggil, tidak ada yang bisa kami lakukan."
Brasil kehilangan Philippe Coutinho, Fabinho, dan Rodrigo Caio akibat cedera, sedangkan Eder Militao dan Gabriel Menino tidak bisa tampil karena dites positif Covid-19.
