Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri, memastikan Egy Maulana Vikri tidak mengalami cedera parah. Meski, pada laga uji coba kontra Yordania U-19 mendapatkan benturan keras di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (13/10).
Egy yang masuk pada menit 38 menggantikan posisi Rafli Mursalim, mengubah permainan timnas Indonesia U-19 jadi lebih hidup. Aksi individual dan umpannya kerap kali merepotkan barisan belakang Yordania.
Namun, nasib sial menimpa penggawa Lechia Gdansk tersebut pada menit 90. Egy, menerima tekel keras dari pemain Yordania, dan sempat merintih kesakitan sehingga harus ditarik ke luar lapangan.
"Cedera dia bukan masalah besar, tetapi saya harus tarik keluar dia supaya tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Indra.
Selain itu, Indra menjelaskan alasan tidak memasang Egy sejak awal di pertandingan tersebut. Ia menuturkan jebolan Sekolah Khusus Olahraga Ragunan (SKO) tersebut masih perlu istirahat usai kembali dari Polandia.
"Berdasarkan koordinasi dokter, Egy main enggak boleh penuh, jadi hanya 45 atau 60 menit saja, dan saya sebagai pelatih untuk patuh pada rekomendasi," ujarnya.
"Hari ini dokter baru mau memberi terapi untuk lebih cepat kebugarannya, kalau kemarin dia bilang cepat secara alami dulu aja, tapi Egy kayaknya orang yang lambat beradaptasi dengan cuaca, mungkin masih jetlag," imbuhnya.
Goal Indonesia