OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Pep Guardiola sebenarnya memiliki banyak skema permainan untuk diterapkan pada lini depan Manchester City, namun satu tak bisa terwujud gara-gara absennya Benjamin Mendy.
Salah satu skemanya adalah memainkan duo striker, Sergio Aguero dan Gabriel Jesus secara bersamaan. Hanya saja, hal itu bisa berjalan apabila Mendy tak mengalami cedera ACL dan rutin bermain.
Gaya main Mendy sebagai bek kiri memang agresif dan kerap naik jauh ke depan membantu serangan tim. Dengan gaya seperti itu, Guardiola bisa memainkan penyerang di sisi sayap guna menusuk ke dalam dan membantu striker utama.
Pep Guardiola Bahas Kualitas Phil Foden & Brahim Diaz
"Pada momen itu [ketika Aguero dan Jesus bermain bersama] kami masih memiliki Mendy dan dengannya [di bek kiri] bermain melebar, maka penyerang sayap bisa menusuk ke tengah," jelas Guardiola.
Mengatasi absennya mantan penggawa AS Monaco tersebut, Guardiola lantas mengubah posisi Fabian Delph sebagai bek kiri. Namun, gaya main yang berbeda membuat sang manajer memodifikasi skema selama dua bulan terakhir, termasuk mengandalkan Leroy Sane sebagai pemasok serangan dari kiri dan bukannya menusuk ke tengah.
"Tanpa Mendy, Delph tak bisa melakukan hal yang sama [gemar naik ke depan], maka dari itu harus mengandalkan Sane. Itulah alasan utama mengapa dua penyerang kami tak bisa bermain secara bersama-sama," lanjut Guardiola.Meski memodifikasi skema, Guardiola tetap mampu membara City tampil impresif di awal musim ini dengan belum pernah merasakan kekalahan di semua kompetisi, memuncaki klasemen sementara Liga Primer Inggris dan sukses menyegel tiket babak 16 besar Liga Champions.


