Tur ValenciaDede Sugita

Catatan Dari Spanyol: Valencia & Mestalla Yang Bersahaja


LIPUTAN   DEDE SUGITA     DARI   MADRID

Bersahaja sekaligus futuristik. Itulah penilaian Goal Indonesia setelah mendapat kesempatan bertandang ke Valencia.

Goal, yang melakukan liputan ke Spanyol atas undangan La Liga, mengunjungi kota terbesar ketiga di Negeri Matador tersebut pada Jumat (22/12).

Berangkat dari Madrid, hanya diperlukan waktu dua jam perjalanan menggunakan kereta api cepat untuk sampai ke Valencia. Kantor klub Valencia menjadi persinggahan pertama Goal dan lima rekan jurnalis dari tiga negara berbeda.

Akuisisi oleh pengusaha Singapura Peter Lim jelas memberikan pengaruh besar untuk upaya ekspansi klub, khususnya dalam menarget pasar Asia dan Amerika. Los Che memiliki fans club resmi di Indonesia, dan telah membuka akademi di beberapa negara di luar Spanyol, di antaranya Amerika Serikat.

Tur ValenciaGoal Indonesia

Seperti diketahui, Valencia juga sudah menyapa langsung penggemar di Tanah Air lima tahun silam.

Langkah-langkah yang ditempuh Valencia untuk go international ini selaras dengan ambisi besar La Liga yang hendak menjangkau lebih banyak fans di seluruh penjuru dunia.

Kunjungan dilanjutkan menuju kompleks latihan Ciudad Deportiva de Paterna, di mana Goal turutmenghadiri konferensi pers jelang Derby de la Comunitat antara Los Che dan Villarreal yang mentas Sabtu (23/12). Sayangnya kami tidak bisa melihat latihan para pemain karena sesi digelar tertutup.

Tur ValenciaGoal Indonesia

Setelah anjlok dalam dua tahun ke belakang, Los Murciélagos alias Tim Kelelawar bangkit musim ini di bawah komando Marcelino Garcia Toral. Dani Parejo cs. tengah menghuni urutan ketiga klasemen, terpaut delapan angka dari pemuncak klasemen Barcelona.

Dari kompleks latihan, kami lantas bertolak ke Mestalla, yang tak lain markas besar Valencia. Seperti Santiago Bernabeu di Madrid, lokasi stadion ini juga ada di tengah kota. Venue berdaya tampung 49.500 penonton ini punya nilai historis tinggi lantaran merupakan stadion tertua kedua di Spanyol setelah El Molinon di Gijon.

Tur ValenciaGoal IndonesiaTur ValenciaGoal Indonesia

Jarak yang cukup rapat antara tribun penonton dan lapangan menguatkan kesahajaan Mestalla, sebagaimana kota Valencia sendiri. Pernah rusak parah akibat banjir besar pada 1957, stadion ini langsung beroperasi lagi cuma dua tahun berselang dengan sejumlah perbaikan signifikan.

Namun, tidak lama lagi suporter Valencia harus mengucapkan selamat tinggal pada markas ini. Rumah baru Nou Mestalla tengah dibangun dan diperkirakan rampung tiga tahun lagi, dan akan menyaingi Wanda Metropolitano, kandang Atletico Madrid yang disebut-sebut stadion tercanggih di Spanyol saat ini.

Selesai melihat-lihat stadion, kami lalu pergi berkeliling kota Valencia. Kalau klub siap pindah ke rumah yang lebih modern, kota Valencia sendiri sudah dihiasi kombinasi bangunan kuno dan futuristik. Selain gedung dan kastil kuno khas Eropa, Ciutat de les Arts i les Ciencies menjadi salah satu bangunan paling ikonik di Valencia.

Tur ValenciaGoal Indonesia

Diartikan “Kota Kesenian dan Ilmu Pengetahuan”, Ciutat de les Arts i les Ciencies yang dibuka pada 2005 sungguh memesona dan tidak heran termasuk ke dalam “12 Harta Karun Spanyol”.

Sehabis tur kota Valencia, Goal bersama rombongan kembali menuju Madrid, di mana kami akan bersiap menyaksikan langsung pertandingan akbar El Clasico di Santiago Bernabeu pada Sabtu (23/12) ini. Nantikan!

Iklan
0