OLEH DONNY AFRONI
Bek asal Brasil Cassio de Jesus menilai Malaysia Super League (MSL) lebih baik dibandingkan Liga 1, sehingga ia memilih melanjutkan karir di Negeri Jiran tersebut pada musim 2018.
Setelah Semen Padang terdegradasi ke Liga 2, Cassio mencoba tantangan baru di Malaysia. Pemain berusia 28 tahun ini pun mengikat kontrak bersama Kelantan FA dengan durasi dua musim.
“Saya mengikuti perkembangan Kelantan sejak bermain bersama mantan tim, Semen Padang, di Indonesia. Tidak akan menjadi masalah buat saya, karena dalam sepaakbola ada turun naiknya,” ujar Cassio dikutip laman Berita Harian.
“Yang saya suka di Kelantan adalah sebuah tim bagus, serta menerapkan permainan cepat. Ini kali pertama saya beraksi di Malaysia. Saya lihat tim di negara ini ada perbedaan berbanding di Indonesia. Mungkin di sini tahap permainannya lebih tinggi.”
Cassio mengusung ambisi membantu Kelantan meraih gelar juara setelah ia mendapatkan musim menyesakkan bersama Semen Padang. Menurut Cassio, setiap pemain mempunyai cita-cita membantu timnya juara.
“Saya mau tahun depan ada gelar juara. Sebagai pesepakbola, Anda harus berpikir seperti ini, karena menjadi harapan manajemen tim dan suporter. Saya tidak takut berada di Kelantan, malah saya merasa perlu lebih kreatif menghadapi persaingan baru musim depan,” ucap Cassio.


