Real Madrid butuh pemimpin dan pahlawan baru saat menjamu Sevilla mengingat Eden Hazard, Gareth Bale dan Sergio Ramos cedera, sementara Karim Benzema hanya bisa tampil dari bench dan sensasi baru Fede Valverde terkena sanksi.
Langit yang suram di atas Santiago Bernabeu mengiring performa lesu Los Blancos di babak peratma dan mulai terasa El Real bakal gagal memanfaatkan momentum keberhasilan di Piala Super Spanyol hingga gagal menambah tekanan pada Barcelona.
Julen Lopetegui tentunya membidik kemenangan atas tim yang memecatnya pada musim lalu tetapi Casemiro punya ide lain, dia menyelamatkan Real Madrid.
Aksi top Casemiro bukan hanya terlihat di lini tengah, tetapi juga di kotak penalti. Dia mencetak brace untuk memastikan kemenangan 2-1 Los Merengues. Tiga poin penting!
Kehilangan terbesar Madrid mungkin ada pada absennya Valverde yang menerima kartu merah di final Piala Super karena mengganjal Alvaro Morata. Adegan itu mungkin jadi penentu keberhasilan El Real mengangkat trofi. Tanpa Valverde Madrid seperti akan tersakiti hingga Casemiro mengambil alih kendali.
Sevilla selalu bisa menjawab pergerakan Madrid, tuan rumah tidak bisa mencengkamkan dominasi di babak pertama. Kedua tim gagal menciptakan peluang bagus hingga Luuk de Jong menggetarkan jala gawang pada menit 29 namun secara kejam dianulir VAR.
Laga kemudian berjalan datar hingga Casemiro memecah kebuntuan pada menit 57.
Sentuhan tumit jitu Luka Jovic disambut tusukan Casemiro yang kemudian mencongkel bola untuk mengubah skor. Gelandang asal Brasil tersebut langsung menunjuk Jovic dan memberi kesempatan pada Bernabeu untuk memberi sambutan meriah pada pemain yang mulai terlihat nyaman berkostum El Real sejak dibeli seharga €60 juta.
De Jong kemudian menyamakan kedudukan pada menit 64 tetapi Casemiro berada di waktu dan tempat yang tepat untuk mengembalikan keunggulan lima menit kemudian. Casemiro punya 22 gol dari 220 penampilan untuk Madrid, bukan catatan buruk bagi pemain yang biasa beredar di area sendiri melindungi sektor pertahanan.
Tidak lama berselang, Casemiro menguasai bola di tepi kotak penalti untuk melepaskan tembakan yang melebar ke tiang jauh. Seharusnya hat-trick namun untuk kali ini ide tersebut tidak terwujud.
Sebelum pertandingan berakhir Casemiro juga menuntaskan tugas yang biasa dia lakukan. Menantang Oliver Torres untuk menghentikan serangan balik Sevilla untuk mengamankan area kekuasaannya.
Casemiro berhasil merebut bola sebanyak enam kali di lini tengah dan catatan seperti ini pastinya membuat Zinedine Zidane tersenyum lebar mengingat panjangnya daftar pemain bintang yang tidak bisa tampil.
Delapan gol terakhir Los Vikingos dihadirkan Casemiro, Raphael Vvarane dan Luka Modric, masing-masing dua, kemudian ditambah Toni Kroos dan Isco. Meski mereka belum memperlihatkan aksi terbaik, Casemiro punya jawaban untuk menyelamatkan tim.




