Seleção Russia 08 03 2022Getty Images

CAS Tolak Banding Rusia

Harapan Rusia agar bisa berlaga di babak play-off Piala Dunia 2022 zona Eropa kandas setelah pengadilan arbitrase untuk olahraga (CAS) menolak permintaan mereka.

Rusia mengajukan permohonan kepada CAS agar menunda sanksi dari FIFA pada Februari lalu terkait pertandingan play-off Piala Dunia 2022 melawan Polandia, menyusul invasi negara tersebut ke Ukraina.

Rusia sebelumnya dijawalkan menghadapi Polandia pada 24 Maret. Namun Polandia menolak melakoni pertandingan tersebut. FIFA selanjutnya mendepak Rusia dari play-off, sehingga Polandia langsung berlaga ke final untuk menghadapi pemenang antara Swedia dan Republik Ceko.

“Keputusan yang ditentang tetap berlaku. Semua tim dan klub Rusia tetap ditangguhkan dari keikutsertaan mereka dalam kompetisi FIFA. [Namun] Proses arbitrase CAS berlanjut. Belum ada sidang yang ditetapkan,” demikian pernyataan CAS.

CAS juga tetap memperkuat keputusan UEFA yang melarang tim-tim asal Rusia ikut berpartisipasi dalam kompetisi milik federasi sepakbola Eropa tersebut.

Sementara itu, federasi sepakbola Swedia (SvFF) menyambut positif keputusan CAS. Sebelumnya SvFF menyebut keputusan FIFA menendang Rusia tanpa mencari tim pengganti sangat merugikan mereka.

Sebab, jika Swedia lolos ke final play-off jalur B, mereka akan berhadapan dengan Polandia lima hari setelah pertandingan melawan Republik Ceko digelar pada 24 Maret. Swedia menganggap Polandia diuntungkan dari segi kebugaran pemain.

Ketua SvFF Karl-Erik Nilsson mengatakan, keputusan yang dikeluarkan CAS itu sedikit banyak bisa memberikan tekanan tersendiri kepada Rusia agar segera menghentikan invasi ke Ukraina.

“Keputusan yang baik dari CAS. Itu adalah tanda penting yang dibuat FIFA, dan sekarang sudah ditetapkan. Kita diingatkan setiap hari tentang kengerian dari perang di Ukraina,” ujar Nilsson dilansir laman resmi SvFF.

“Sepakbola dengan jelas melawan invasi yang tidak adil, dan mudah-mudahan ini menjadi beberapa hal kecil yang dapat berkontribusi untuk meningkatkan tekanan pada Rusia. Perang, dan penderitaan manusia yang ditimbulkan dari kejadian itu, harus segera diakhiri.”

Iklan
0