Yannick Carrasco mengakhiri petualangannya di Tiongkok dan mengucapkan terima kasih kepada Dalian Yifang melalui media sosial.
Momen itu sekaligus membenarkan rumor yang menyebutkan bahwa sang winger internasional Belgia ingin kembali berkiprah di Eropa.
Carrasco meninggalkan Atletico Madrid dan bergabung dengan klub promosi Chinese Super League (CSL) pada Februari 2018. Musim ini, ia mengemas 17 gol dan delapan assist.
Calciomercato melansir sang pemain 26 tahun sudah menyatakan perpisahannya dengan sepakbola Tiongkok. Sejumlah klub top Eropa sempat mengantre untuk mendapatkan servisnya pada Januari lalu seperti AC Milan, Inter Milan dan AS Roma, namun transfer urung terwujud karena kendala gaji besar.
"Saya ingin kembali [ke Eropa] karena alasan pribadi," kata Carrasco.
"Bukan karena saya tidak menyukai sepakbola Tiongkok, namun karena saya ingin kembali bersama keluarga dan bermain di kompetisi besar."
Besaran gajinya yang mencapai €11 juta per tahun menjadi hambatan bagi klub-klub yang meminatinya sejauh ini.
