Carlos Queiroz Mundur Sebagai Pelatih Iran

Komentar()
Getty Images
Iran gagal mewujudkan target juara Piala Asia tahun ini setelah langkah mereka dihentikan Jepang.

Carlos Queiroz memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih tim nasional Iran.

Keputusan tersebut diambil juru taktik berusia 65 tahun setelah Tim Melli tersingkir di babak semi-final Piala Asia 2019 akibat kalah 3-0 dari Jepang.

Tersingkirnya Iran di turnamen cukup mengejutkan, pasalnya mereka menyandang status sebagai favorit juara berbekal materi pemain yang merata di semua lini.

Melalui akun Instagram miliknya, Queiroz menuliskan salam perpisahan kepada segenap insan sepakbola Iran yang sudah berhubungan dengannya selama delapan tahun terakhir.

"Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan rasa terima kasih kepada para pemain, atas segala yang telah mereka lakukan selama beberapa tahun terakhir, atas usaha, dukungan dan komitmen," tulis pelatih asal Portugal itu.

"Sebuah kehormatan berada di samping para pemain hebat ini, dalam delapan tahun petualangan ini, menghadapi segala kesulitan selalu dengan karakter hebat, karakter top yang saya percaya mereka layak bermain di final."

"Selamat untuk Jepang, tim terbaik malam ini, tapi hormat untuk Tim Melli, atas cara mereka membangun orang-orang, bagi sepakbola yang mereka tunjukkan ke dunia dan warisan untuk masa depan."

"Ini merupakan salah satu dari keluarga sepakbola yang terbaik dalam karier saya dan saya mengharapkan yang terbaik untuk mereka! Saya melakukan cara saya, memberikan yang terbaik, dengan dukungan dari para staf, terima kasih! Ucapan syukur juga untuk fans Iran."

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Simon McMenemy Cari Pemain Cerdas
2. Jadi Biang Kekalahan, Spalletti Persilakan Perisic Pergi
3. Antonio Valencia Segera Tinggalkan Man United?
4. Massimiliano Allegri: Saya Salah Soal Emre Can
5. Jardim Kembali Ke Monaco & Deretan Pelatih "Balik Kucing"
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Piala Asia 2019

Tutup