- Ancelotti enggan bertemu Milan di perempat-final
- Madrid dan Milan punya sejarah bagus di Liga Champions
- Perempat-final menjadi duel sesungguhnya bagi Madrid
APA YANG TERJADI? Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mengungkapkan tim yang ingin dihindari pada pertandingan perempat-final Liga Champions. Ancelotti mengaku lebih suka bertemu AC Milan di partai final dibandingkan di Delapan Besar. Madrid lolos ke perempat-final usai menyingkirkan Liverpool dengan agregat 6-2. Sedangkan Milan menghentikan Tottenham Hotspur lewat kemenangan agregat 1-0. Kedua tim berpotensi bertemu di perempat-final, mengingat UEFA melakukan drawing untuk babak ini.
APA YANG DIKATAKAN? Ancelotti mengungkapkan keinginannya berjumpa klub yang pernah ditanganinya saat menjuarai Liga Champions 2002/03 dan 2006/07. “Saya ingin bertemu Milan di final, bukan di perempat-final,” tegas Ancelotti dikutip laman AS. “Ini merupakan tim berbeda. Masing-masing tim mempunyai karakteristik dan sejarah. Kami tim modern, karena sepakbola sekarang menuntut kualitas, komitmen, energi dan pengalaman.”
GAMBARAN BESAR: Selain berpotensi bertemu Milan, Madrid juga tidak menutup kemungkinan menghadapi duo Italia, Inter dan Napoli, serta Bayern Munich, Manchester City, Chelsea, dan Benfica. “Napoli melakukannya dengan sangat baik, mereka mendominasi Serie A, sehingga dapat berkonsentrasi sepenuhnya di Liga Champions,” kata Ancelotti kepada Sky Sport Italia. “Semua lawan potensial di perempat-final berbahaya, itu akan menjadi pertarungan yang sesungguhnya.”
DALAM FOTO:
Getty Images
Getty
Getty ImagesAPA SELANJUTNYA? Selepas memastikan tiket ke perempat-final yang pertandingannya baru berlangsung April nanti , Madrid kini berkonsentrasi ke kompetisi domestik. Madrid akan menjalani laga sengit melawan rival abadinya di LaLiga, Barcelona, Senin (20/3) dini hari WIB, di Nou Camp.




