Carlo Ancelotti Real Madrid 2023-24Getty Images

Carlo Ancelotti Dituntut Penggelapan Pajak Pakai Perusahaan Fiktif

Manajer Real Madrid Carlo Ancelotti mendapatkan kabar tidak sedap menjelang duel melawan RB Leipzig di Liga Champions. Kejaksaan Madrid melayangkan tuntutan kepada Ancelotti atas kasus penggelapan pajak yang dilakukan di periode pertamanya bersama Los Blancos.

Kejaksaan Spanyol dalam keterangannya hari ini menyebutkan, penggelapan pajak pada tahun 2014 dan 2015 itu mencapai total 1 juta euro. Akibat tuntutan tersebut, pelatih asal Italia ini terancam hukuman penjara selama empat tahun sembilan bulan.

Dalam tuntutannya, jaksa mengklaim Ancelotti hanya menyatakan pendapatan yang ia terima dari Real Madrid, dan menghilangkan pendapatannya dari hak citra. Ancelotti telah membuat sistem perusahaan fiktif yang 'membingungkan' untuk menyembunyikan penghasilan tambahannya.

Menurut kejaksaan, Ancelotti menandatangani kontrak pribadi pada 1 Juli 2013 di mana ia mengalihkan hak citranya ke entitas Vapia Limited untuk jangka waktu sepuluh tahun senilai 25 juta euro. Sehari kemudian, entitas tersebut menunjuk pelatih Real Madrid sebagai perwakilannya.

Kemudian, pada tanggal yang tidak ditentukan, sebuah lampiran perjanjian diresmikan yang mengubah durasi perjanjian, menguranginya menjadi tiga tahun, dan nilai pembelian hak citra dengan menguranginya menjadi satu juta euro.

Pada 4 Juli 2013, seiring dengan penandatanganannya sebagai pelatih Madrid, Ancelottu diberikan kontrak pribadi dengan klub di mana ia mentransfer 50 persen hak citranya ke entitas olahraga tersebut antara 5 Juli 2013 dan 30 Juni 2016. Sementara sisanya dipegang perusahaan yang 'tidak disebutkan namanya' dan 'belum ditentukan' yang bertindak atas nama dan perwakilan Ancelotti.

Perusahaan tersebut ternyata adalah Vapia LLP yang berkedudukan di London, dan bukan Vapia Limited, sebuah perusahaan yang didirikan di Kepulauan Virgin, suatu keadaan yang baru diberitahukan kepada Real Madrid setahun kemudian.

“Dengan cara ini, terdakwa memanfaatkan perusahaan Vapia LLP agar secara resmi menyatakan dirinya kepada Real Madrid sebagai pemilik hak citra, meskipun belum secara resmi diatribusikan kepada mereka, karena kontrak transfer tanggal 1 Juli 2013 tersebut adalah dengan Vapia Limited,” demikian pernyataan kejaksaan Madrid dikutip laman AS.

Iklan
0